Kunjungan Rombongan Raja Salman Tembus 3 Rekor MURI

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Kunjungan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud ke Indonesia memecahkan tiga rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Diakui oleh Ketua Umum MURI Jaya Suprana, sebelumnya belum ada kunjungan yang mendapatkan rekor sebanyak itu.

“Belum pernah ada yang seperti itu. Beliau (Raja Salman) layak diberikan penghargaan,” kata Jaya Suprana, dalam keterangan pers dari Kementerian Pariwisata, Kamis (2/3/17).

Dijelaskan dalam keterangan persnya, rekor pertama yang dipecahkan rombongan Raja Salman adalah jumlah orang yang dibawa oleh Raja dalam lawatannya ke Indonesia sebanyak 1.500 orang. “Rombongan Raja Salman ini merupakan kunjungan kenegaraan yang terbesar. Negara lain belum pernah ada yang seperti ini,” jelas Jaya.

Rekor kedua, usia Raja Salman tercatat sebagai Kepala Negara tertua yang datang berkunjung di Indonesia. Diketahui sebelumnya, Raja Salman tahun ini berusia 81 tahun.

“Terakhir, jumlah investasi Arab Saudi yang dibawa Raja Salman menjadi yang terbesar dalam sejarah ekonomi Indonesia karena mencapai angka Rp 333 triliun,” ungkapnya.

“The biggest. Jadi ada tiga rekor,” tegas Jaya.

Pemberian penghargaan MURI diakui oleh Jaya tidak dapat diberikan saat rombongan Raja Salman di Indonesia. “Yang jelas bukan saat Raja Salman berkunjung ke DPR. Jadwal beliau sudah sangat padat. Mungkin nanti lewat duta besar Arab Saudi di Indonesia dan duta besar Indonesia yang ada di Arab Saudi,” ujarnya.

Terkait dengan pemberian penghargaan MURI, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut rekor untuk rombongan Raja Salman masih kurang. Alasannya, kunjungan tersebut bukanlah hanya urusan kenegaraan tetapi juga liburan.

Menurut Arief, Raja Salman dapat menembus rekor Kepala Negara dan Raja Terlama Berlibur ke Bali. Diketahui rombongan Raja Saudi akan belibur di Pulau Dewata selama 6 hari.

“Dan ini sangat baik, karena menyambung hubungan baik, setelah 47 tahun kedua pemimpin negara tidak lagi bertemu, sejak Raja berkunjung ke Jakarta tahun 1970,” ungkap Menpar Arief.

Ia juga menambahkan, mungkin saja rekor kelima juga tembus untuk rombongan Raja Salman karena membawa 24 pangeran dan 10 menteri dalam kunjungan kenegaraan dan liburan di Jakarta dan Bali.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here