HONGKONG, JIA XIANG – Tidak sulit bagi seorang wisatawan untuk mencari lokasi wisata berbelanja di Hongkong. Karena negara bekas jajahan Inggris yang kini menjadi  bagian negara Tiongkok  dikenal   sebagai salah satu lokasi surga belanja di  Asia.

Boleh jadi hampir  di setiap sudut lokasi di Hongkong  penuh dengan  toko; shop house, plaza dan office.  Maka, tidak  heran bilamana  orang yang bertransportasi dengan  MRT (Mass Rapid Transit) dari subway, begitu keluar dari stasiun MRT langsung berada di keramaian pasar.

Pengamatan Jia Xiang saat berada di Hongkong, baru-baru ini, salah satu pasar yang terkenal di Hongkong adalah ladies market,  Mongkok.  Pasar yang dibuka sejak siang jam 11.30 sampai malam selalu ramai. Lokasi pasar ini dikelilingi oleh toko-toko dan plaza yang mentereng serta gedung pencakar langit di sekitarnya. Para pedagang di sini menggelar dagangan mereka pada lapak-lapak meja. Karena pasar ini sudah dikenal para wisatawan mancanegara maka namanya sudah mendunia.

Pasar yang digambarkan sebagai pasar prempuan tidak melulu  hanya memperdagangkan barang-barang keperluan wanita seperti pakaian wanita, piyama, pakaian dalam. Di sini juga terdapat tas, koper, dompet, dan perhiasan imitasi.

Konsumen semakin suka berwisata belanja karena barang-barang bermerek pun, seperti kaus polo  dan  jeans dengan berbagai brand yang terkenal, terdapat di sini. Jam-jam tangan lelaki bermerekpun mudah didapat di pasar ini.

Tapi jangan ditanya kualitasnya, sebab kebanyakan produk itu palsu dan tidak diketahui asal sumbernya. Sehingga, para wisatawan harus jeli dan teliti sebelum membeli.  Wisatawan dituntut mampu menilai, ibarat adagium mengatakan  ada harga, ada kualitas. Artinya bilamana ingin  barang bagus mesti membayar dengan harga mahal.

Harga yang ditawarkan masih memungkinkan untuk dinego. Sehingga setiap konsumen mau tidak mau harus memainkan  jurus seni tawar menawar.  Sebab, pedagang di kawasan  ini selalu menawarkan harga setinggi langit. Adalah aturan bagi pembeli untuk menawar barang dagangan  dengan harga sekitar 25 sampai dengan 30 persen dari jumlah harga yang ditawarkan. [JX/Iman Sjahputra]

This slideshow requires JavaScript.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here