“Lesedi la Rona” Diperperkirakan Laku 70 Juta Dollar AS

NEW YORK, JIA XIANG – Lesedi la Rona, salah satu berlian terbesar akan dilelang ke masyarakat umum oleh balai lelang Sotheby’s. Berlian ini diperkirakan akan terjual dengan nilai lebih dari 70 juta dollar AS.Dilihat dengan mata awam, kristal besar yang indah ini seperti suatu benda yang mungkin dapat dipajang. Tapi bagi para pakar berlian, benda itu adalah sebuah berlian terbesar abad ini diantara permata-permata yang ditemukan selama lebih dari 100 tahun belakangan.
Permata berusia tiga miliar tahun itu, digali bulan November tahun lalu di Botswana oleh sebuah perusahaan tambang milik Kanada di negara Afrika bagian selatan, ukurannya kira-kira sebesar bola tenis. Rumah lelang terkenal, Sotheby’s, akan menawarkan berlian itu untuk dijual kepada masyarakat umum pada tanggal 29 Juni 2016. Diperkirakan berlian itu akan terjual paling tidak dengan harga 70 juta dollar AS.
“Ini batu permata yang indah dan dramatis,” kata David Bennett, Ketua Divisi Perhiasan Sotheby’s. “Ini sulit dipercaya.”
Dia mengetakan hal itu dalam acara yang memamerkan berlian tersebut belum lama ini di markas Sotheby’s di New York. Berlian itu diberi nama Lesedi la Rona, dalam bahasa nasional Botswana, artinya “cahaya kami”, berlian itu juga dipamerkan hari Sabtu (14/5/16) di New York bagi masyarakat untuk melihatnya.
Batu berlian ini sangat besar ukurannya. Berlian 1.109 karat ini berukuran 65 milimeter kali 56 milimeter kali 40 milimeter. “Ini luar biasa,” kata Bennett. “Ukuran besarnya saja sulit dipahami.”
Dan juga keindahan berlian kasar ini memiliki kualitas dan transparansi luar biasa – dan bisa menjadi berlian terbesar berkualitas tertinggi yang pernah dipotong dan dipoles. “Anda bisa membayangkan permata-permata luar biasa dapat dihasilkan dari potongan berlian ini,” kata Bennett.
Meskipun ukurannya sangat besar, ini bukan berlian terbesar dengan berkualitas permata yang pernah ditemukan. Berlian Cullinan 3.106 karat ditemukan di sebuah tambang di Afrika Selatan tahun 1905. Berlian itu dipotong menjadi sembilan batu permata, potongan terbesar menjadi bagian dari permata mahkota kerajaan Inggris, termasuk First Star of Africa, yang menghiasi Royal Scepter atau Tongkat Kerajaan. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here