Lewis Hamilton Kecewa, Gagal Juara di Malaysia

Lewis Hamilton (Foto: JX/Telegraph.co.uk)

KUALA LUMPUR, JIA XIANG – Lewis Hamilton mengatakan dia ingin mendapat jawaban dari timnya, Mercedes,  setelah kecelakaan yang dialaminya lagi akibat gangguan mesin yang menggagalkan kemenangannya di Grand Prix Malaysia. Peristiwa itu sekaligus merusak harapannya untuk mempertahankan gelar juara dunia.

Akibat masalah terbaru itu, Hamilton kini tertinggal 23 poin di belakang rekan setimnya Nico Rosberg dengan lima balapan dan 125 poin tersisa.

“Kita memiliki begitu banyak mesin untuk delapan pembalap, tapi mesin saya adalah satu-satunya yang mengalami masalah,” kata pembalap Inggris itu. “Ada yang harus memberi penjelasan kepada saya, karena hal ini sungguh tidak bisa diterima.”

Balapan di sirkuit Sepang itu dijuarai Daniel Ricciardo dari Red Bull, disusul rekan setimnya Max Verstappen. Sementara Nico Rosberg yang sempat tabrakan dengan Sebastian Vettel di awal balapan, berhasil menempati posisi tiga.

Hamilton mengatakan: “Bertarung untuk gelar juara dunia tapi hanya mesin saya yang mengalami gangguan, tampak ganjil buat saya. Ada banyak balapan yang menentukan tapi (Grand Prix Malaysia) ini pasti salah satunya. Sesuatu atau seseorang tidak ingin saya juara tahun ini, tapi saya tidak akan menyerah. Saya akan terus berjuang sebisanya.”

Selain digunakan untuk dua pembalapnya, Mercedes juga memasok mesin untuk Force India, Manor, dan Williams.  Ditanyakan kemudian tentang apa yang dimaksud dengan “seseorang”, Hamilton mengatakan: “Suatu kekuasaan yang lebih tinggi. Rasanya sekarang seolah-olah orang atau kekuasaan di yang lebih tinggi melakukan sedikit intervensi.”

Namun, katanya, “Betapa pun saya merasa dikaruniai begitu banyak peluang. Jadi saya tetap harus bersyukur karenanya. Jadi, meskipun kejadian ini terasa tidak baik, saya harus tetap bersyukur.”

Bos Mercedes F1, Toto Wolff,  memaklumi kemarahan Hamilton: “Jelas dia frustrasi luar biasa. Dia benar-benar nahas tahun ini. Dia kehilangan banyak poin tapi kejuaraan belum berakhir… Saya ikut terpukul untuk Lewis. Dia sedang unggul jauh di balapan itu (ketika mendadak mesinnya terbakar). Tidak bagus sama sekali.”

Sebelumnya Hamilton sudah menderita dua kali kerusakan mesin.  Namun bangkit dengan enam kemenangan dalam tujuh balapan berikutnya untuk unggul 19 angka jelang jeda musim panas. Rosberg menjuarai Grand Prix Belgia saat Hamilton harus mulai dari urutan paling belakang karena mengambil mesin baru untuk menggantikan mesin-mesin yang rusak.

Rosberg memenangkan Grand Prix Singapura, sementara Hamilton di posisi ketiga, untuk mengambil alih kepemimpinan dengan delapan poin. Hamilton seperti akan kembali mengejar dengan memimpin balapan di Malaysia sebelum mesinnya terbakar.

Balapan akan berlangsung lagi di Jepang, pekan depan, dan Hamilton melihatnya sebagai peluang memperkecil ketinggalan, kendati banyak yang melihat bahwa momen sekarang berayun ke arah Rosberg. [JX/BBC/Eka]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here