Li Keqiang; Hubungn ASEAN-Cina Makin Dewasa

Para pemimpin ASEAN dan Cina (Foto: JX/Xinhua)

VIENTIANE, JIA XIANG – Perdana Menteri Cina. Li Keqiang, Rabu (7/9/16), di Vientiane, menegaskan bahwa hubungan antara Cina dan ASEAN semakin dewasa, setelah kedua pihak sepakat membentuk mekanisme dialog 25 tahun lalu. Li menjelaskan bah itu pada pertemuan tahunan antara para pemimpin ASEAN dengan mitra dialog, untuk meningkatkan kerjasama bilateral dan integrasi regiobnal di Asia Timur.
Selain bidang ekonomi, kerjasama antara Cina dan ASEAN selama 25 tahun ini sudah mencapai kemajuan yang sangat berarti di semua bidang. Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Cina, Liu Zhenmin, program pertukaran antarwarga negara dipandang sebagai pilar baru kerjasama kedua pihak.
Sejak Selasa (6/9/16) ASEAN menggelar pertemuan tingkat tinggi ke 28 dan 29. KTT it8 terkait pertemuan para pemimpin, termasuk ASEAN+1 dan ASEAN+3 (Cina, Jepang dan Korea Selatan), dan KTT Asia Timur.
Tema pertemuan ASEAN ini adalah “Turning Vision into Reality for a Dynamic ASEAN Community.” Kementerian Luar Negeri Laos menjelaskan, negaranya kini bertindak sebagi ketua ASEAN, yang dipegang bergiliran oleh setiap anggota ASEAN,
Tahun ini, Cina, mitra dagang terbesar ASEAN, dengan volume perdagangan kedua pihiak mencapai 209 miliar dollar AS pada kuartal pertama tahun 2016. Kerjasama yang makin kuat kedua pihak akan berlanjut hingga memberi dampak pada pertumbuhan dan kesejahteraan dan keuntungan lain, ungkap Dirjen Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jose Antonio Morato Tavares kepada Xinhua, menjelang KTT ASEAN.
Menurut Tavares, Cina, memiliki dari segi jumlah penduduk, memiliki pasar terbesar. Hal ini memberikan peluang bagi ekonomi ASEAN. Selain ekonomi, pertukaran antarwarga negara akan menjadi bidang yang berpotensi dan bagian penting dalam kerjasama yang bersahabat dikedua pihak, ujar Korn Dabbaransi, manta Deputi Menteri Luar Negeri Thailand. [JX/Xinhua/Chinadaily/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here