Li Shizhen si Penulis “Bencao Gangmu”

BEIJING, JIA XIANG – Li Shizhen (1518-1593), di negeri tirai bambu dikenal sebagai seorang sarjana kedokteran yang gemar meneliti dan menulis. Bila di Barat mungkin dia berperawakan sama dengan Leonardo da Vinci. Li dikenal terutama karena dia mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk membuat risalah-risalah atau naskah-naskah medis dan menerbitkan ensiklopedia sangat panjang tentang obat alami yang disebut Bencao Gangmu (本草纲目, lit .: Herbal Esensial Detail). Teks panjang di bidang medis ini, dalam bahasa Inggris, biasanya disebut Materia Medica.
Teks ini sangat rinci dan tertata. Dan buku ini adalah produk dari penelitian buku langka dan teks medis selama satu dekade. Kemudian di buku itu, dia menambahkan pemahamannya sendiri berdasarkan pengalamannya dalam praktek medis dan pengetahuan medis keluarganya.
Dia kemudian mulai meneliti dan dan wawancara para praktisi. Dan yang sangat menguntungkan adalah ayah dan kakeknya adalah dokter, dan dia sering membantu ayahnya berpraktek. Kala itu dia ingin mensurvei semua pengetahuan yang ada dan menulis teks medis paling akurat yang pernah ditulis. Dia berpendapat, naskah medis yang umumnya tersedia tidak akurat, dan bahkan memiliki salah informasi dan berbahaya. Li kemudian dianggap sebagai orang yang mendedikasikan hidupnya untuk menulis teks untuk membantu orang.
Li lahir di Hubei pada tahun 1518 pada saat kemakmuran relatif di tengah-tengah era Dinasti Ming. Kakek Li adalah dokter di desa bertanya-tanya yang berkeliling ke kampung-kampung dengan berbekal sekantong jamu dan obat-obatan, untuk membantu menyembuhkan orang.
Ayah Li adalah juga dokter dan seorang ulama yang telah menghasilkan beberapa buku. Dia berkeinginan anaknya bekerja di pemerintahan melalui Ujian Kekaisaran. Li pun belajar untuk ujian dan lulus ujian tingkat negara, tapi dia tidak lulus Ujian Kekaisaran. Namun ketika dia berusia 27 tahun, dia menyembuhkan anak pangeran Chu, lalu dia diundang untuk menjadi dokter dan pejabat negara.
Beberapa tahun kemudian, dia menjadi pejabat di Institut Kedokteran Kerajaan di Beijing. Selama di institut itu, Li memiliki akses ke naskah-naskah kedokteran yang langka dan tua. Dia juga melihat bahwa naskah-naskah medis yang tersedia itu tidak akurat dan bertentangan satu sama lain. Pengetahuan medis pun waktu itu belum sempurna. Karena itu, dia ingin mengumpulkan informasi yang benar dalam sistem logis.
Dalam mempersiapkan bukunya itu, dia melakukan perjalanan dan memperoleh pengalaman langsung dari tangan pertama dengan banyak bumbu dan obat tradisional regional, dan dia berkonsultasi ratusan buku. Dia mempelajari naskah-naskah media itu selama puluhan tahun dan menerbitkannya baik secara pribadi maupun pemerintah.
Buku resep kedokteran itu dibuat begitu terperinci dan memuat begitu banyak rempah-rempah yang berbeda, mineral obat dan obat berasal dari hewan. Namun buku itu sangat panjang dan terlalu besar, dan berat untuk digunakan oleh dokter keliling. Akhirnya naskah resep itu pun dipecah menjadi beberapa volume.
Karena itu, karya Li yang disebut Bencao Gangmu itu dianggap sebagai pencapaian ilmiah terbesar dari era Dinasti Ming. Secara keseluruhan, untuk menyelesaikan Bencao Gangmu dibutuhkan waktu tiga puluh atau empat puluh tahun. Setelah Li meninggal, hasil cetakan naskah kedokteran itu begitu buruk. Namun edisi dengan ilustrasi yang baik diterbitkan sebelum invasi Manchu tahun 1644. Pekerjaan itu kemudian diakui sebagai mahakarya dan dijadikan referensi standar naskah obat alami.
Li Shizhen juga menulis selusin buku lain tentang pelajaran kedokteran, namun hingga kini hanya tersisa tiga buku, salah satunya tentang diagnosis detak nadi disebut Pinghu Maixue. [JX/chinahighlights/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here