Makna Imlek Ajang Kebersamaan

Jakarta, Jia Xiang – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu memaknai Tahun Baru Imlek sebagai ajang kebersamaan, khususnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga besarnya.

“Dari tahun ke tahun setiap merayakan Imlek, saya biasanya menghabiskan waktu dengan keluarga suami,” kata Mari Elka Pangestu di Jakarta, Jumat (31/1/14). Putri ekonom J Panglaykiem itu menceritakan biasanya pada malam sebelum Imlek, ia akan menghabiskan waktu dengan keluarga dan bersantap makanan khas dengan mereka.

Mari yang sewaktu kecil bercita-cita menjadi dokter itu mengisahkan masa kecilnya yang begitu asyik menyambut tahun baru Imlek dengan pergi ke Klenteng pada tengah malam. “Esok paginya kami berkunjung ke rumah-rumah orang tua atau orang yang dituakan. Dulu waktu kecil, angpao adalah hal yang paling saya tunggu,” katanya seperti dikutip dari Antara, Minggu (2/2/14).

Tradisi seru lainnya, kata perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan, itu adalah menyantap hidangan campuran ikan mentah dan mie. “Sasamie yang diaduk rata, kemudian kue keranjang. Itu sangat Indonesia ya,” katanya.

Tradisi lain menyambut Imlek dalam keluarganya yang masih dipertahankan sampai saat ini adalah mengenakan pakaian dalam baru saat merayakan tahun baru tersebut.

Mari berharap Imlek tahun ini mendatangkan banyak kemakmuran bagi seluruh masyarakat di Tanah Air. [B1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here