Makna Logo APEC 2013

Jia Xing – Logo APEC terdiri dari rangkaian bilah bambu warna putih dan gradasi biru muda yang membentuk seperempat lingkaran, kata APEC berwarna kuning, latar belakang berwarna biru tua, dan tulisan Indonesia 2013 berwarna putih di bawah kata APEC.

Menurut situs Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia, logo tersebut terpilih dari lomba logo APEC 2013 yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia.

Rangkaian bilah bambu yang membentuk ¼ lingkaran itu dimaksudkan sebagai simbol kerja sama ekonomi negara anggota APEC di tengah iklim ekonomi dan politik global yang masih tak menentu. Bilah bambu itu menunjukkan serumpun anak bambu yang tumbuh berkelompok dan seolah-olah berdansa mengikuti tiupan angin. Bambu tersebut akan kembali berdiri tegak dan tetap tangguh serta tak melupakan tempatnya tumbuh.

Dengan kelenturannya,  sebatang bambu akan bergoyang lembut dan tetap berpijak pada dasarnya walaupun menghadapi berbagai cobaan dan tantangan. Dengan demikian, prinsip multi dimensional dari sebilah bambu yang tangguh, teguh, dan adaptif tersusun jelas pada logo APEC 2013.

Sementara rangkaian garis tegas berwarna biru muda menuju bagian atas rangkaian bilah bambu itu melambangkan 21 negara ekonomi APEC yang berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dalam menentukan arah integrasi ekonomi kawasan. Garis itu juga menunjukkan semangat kebersamaan untuk menciptakan dunia yang harmonis, sejahtera, dan menyeluruh agar dapat berdiri tegar di tengah goncangan masalah. Dalam hal itu diperlukan hubungan yang erat demi mencapai kepentingan bersama.

Sedangkan kurva melengkung ke atas melambangkan percepatan ayng dibutuhkan untuk menggerakkan pertumbuhan global ke depannya. Dia merupakan gambaran peningkatan pengaruh dan peran ekonomi negara berkembang dalam menggerakkan roda ekonomi dunia karena sekarang  seluruh ekonomi negara APEC memiliki peluang yang sama dalam menciptakan arsitektur regional di masa kini dan mendatang.

Warna latar biru melambangkan  Samudera Pasifik sebagai unsur dominan dan pemersatu karena kerjasama APEC merupakan pusat penghubung antara Benua Asia dan Pasifik. Warna biru juga menggambarkan lautan sebagai jalur pemersatu kedua kawasan dinamis, Asia dan Pasifik.

Bagi Indonesia yang berorientasi pada ekonomi kelautan, logo APEC yang diselimuti dengan warna biru mengingatkan betapa pentingnya menciptakan lingkungan hidup yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Warna kuning cerah pada empat huruf APEC menyiratkan warna matahari terbit yang melambangkan kekuatan APEC sebagai lokomotif pertumbuhan masyarakat dunia.

Intinya, logo APEC Indonesia 2013 merupakan cerminan kekuatan kerja sama ekonomi regional yang telah dibangun secara seksama, bertahap, dan berkelanjutan. Logo tersebut telah menuangkan filosofi atau ideologi bangsa Indonesia yang bersatu dalam keberagaman.[W1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here