Maksimalkan Koordinasi Pusat dan Daerah

Jakarta, Jia Xiang – Pembagian tugas untuk menangani korban erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara  harus terkoordinasi dengan baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Hal itu diputuskan dalam rapat terbatas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan sejumlah menteri dan pejabat terkait di lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Sinabung. Situs resmi Sekretariat Negara pada Jumat (24/1/14) menyebutkan bahwa rapat terbatas yang dilaksanakan di kompleks pengungsian di Geraja Paroki, Kabanjahe, Sumatera Utara itu dilaksanakan pada Kamis (23/1/14) malam.

Rapat dilaksanakan setelah presiden dan jajaran menteri dan pejabat tersebut meninjau langsung lokasi pengungsian. Langkah penting yang mesti dilakukan guna melaksanakan keputusan yang dihasilkan dalam rapat di tenda darurat itu menurut presiden adalah terlaksananya pembagian tugas dan kewajiban secara sistemmatis antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Selain itu presiden juga menekankan agar segera disusun kerangka waktu pelaksanaannya  dan harus ada kendali untuk pelaksanaan penanganan itu.  Selanjutnya keputusan rapat yang dihasilkan pemerintah itu akan ditetapkan sebagai ‘kebijakan komprehensif’ untuk mengatasi dampak erupsi Gunung Sinabung.

Adapun tiga keputusan yang dihasilkan dalam rapat di lokasi pengungsian itu adalah perlu dilakukan relokasi untuk penduduk yang menempati lokasi-lokasi berbahaya, memberikan bantuan kepada para petani yang lahan pertanian dan perkebunannya rusak oleh erupsi Gunung Sinabung, dan perlu terlaksananya dengan baik bantuan dan pelayanan di tempat penampungan pengungsi. [W1/B1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here