Mantan Dubes RI untuk Iran Imbau Warga Tetap Dukung Ahok

Ahok Diperiksa sebagai Tersangka

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG- Dukungan warga kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Petahana DKI Jakarta diharapkan tidak kendur hingga dilakukannya pemilihan tahun depan. Pasalnya, Calon Gubernur Petahana DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penodaan agama.

Mantan Inspektur Jenderal Mabes ABRI Laksamana Madya (Purn) Sumitro berharap dukungan warga untuk pasangan Ahok-Djarot tetap kuat hingga 15 Februari 2017. Ia mengatakan hal itu di depan Cawagub Petahana Djarot Saiful Hidayat.

“Kita khawatir pasti atas status Ahok sebagai tersangka, akan tetapi jika sampai Ahok dijatuhi hukuman dan di penjarakan, berarti Indonesia tengah menunjukkan wajah busuknya,” ujar Sumitro, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/16).

Ia menegaskan, warga sebetulnya tidak perlu bingung menghadapi permasalahan hukum Ahok. “Kita tidak usah bingung, proses hukum sedang berjalan,” katanya saat dihadapan Djarot.

Menurut Mantan Duta Besar RI untuk Iran ini, warga yang membela Ahok diharapkan menggunakan basis nurani bukan hukum. Karena jika basis hukum itu urusan pengacara yang membela Ahok di pengadilan.

“Kita harus menggunakan basis nurani. Karena hati nurani tidak akan bisa dikalahkan,” pungkasnya.

Hari ini, Djarot yang menerima aspirasi warga di Rumah Lembang. Alasannya, karena Ahok tengah memenuhi panggilan pemeriksaan dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri sebagai tersangka dalam kasus penodaan agama.

Sementara itu Ahok, sebelum diperiksa polisi, dia menyempatkan untuk menelepon Ibu Buniarti Ningsih sekedar memberitahu dirinya akan diperiksa polisi sebagai tersangka.

Video itu tersebar viral melalui situs jejaring sosial Twitter dengan akun pemilik bernama Rudi Valinka (@kurawa). Dalam video tersebut, Ibunda Ahok, Buniarti terlihat berbicara dengan Ahok melalui sambungan telepon.

https://twitter.com/kurawa/status/800881463327473664

https://twitter.com/kurawa/status/800883065849409539

Dalam salah satu video, Buniarti menjelaskan bahwa benar Ahok menelepon dirinya. “Tadi pagi telepon, kasih tahu ke saya dia dipanggil lagi,” kata Buniarti, Selasa (22/11/16).

Adapun yang diucapkan Buniarti adalah nasihat untuk Ahok agar tidak takut dalam menjalani proses hukum. Ia juga mengatakan terus mendoakan Ahok agar Tuhan memberikan jalan yang terbaik.

“Yang penting kita doa, Tuhan dengar doa kita kok, semua orang juga. Baik-baiklah, semua serah sama Tuhan ya. Tuhan yang bisa tau mana lebih baik, kita harusnya enggak usah takut, enggak usah apa, kita tenang baru dapat doa. Mama doa semua juga doa, teman-teman semua juga berdoa, agama apa juga berdoa untuk dukung Ahok ya,” ujar Buniarti seraya menggenggam telepon dalam video tersebut.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here