Masa Cegah Aguan Berakhir

Sugiyanto Kusuma alias Aguan, pemilik PT Agung Sedayu Grup. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Masa pencegahan Sugiyanto Kusuma alias Aguan tidak diperpanjang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diketahui sebelumnya, masa pencegahan Aguan habis pada 1 Oktober 2016. KPK mencegah Aguan melalui Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada 1 April 2016. Adapun pencegahan berlaku dalam waktu enam bulan dan genap akan berakhir pada 1 Oktober 2016.

Pencegahan itu diberikan kepada Aguan karena yang bersangkutan menjadi saksi dalam kasus dugaan suap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta (RTRKSP).

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati membenarkan pihaknya tidak memperpanjang pencegahan tersebut. Ia memberikan alasan karena hingga saat ini, Aguan masih berstatus sebagai Saksi dan hal itu menjadi pertimbangan dari penyidik.

“Pertimbangan penyidik karena belum ada perubahan status yang bersangkutan sebagai saksi,” kata Yuyuk saat konfirmasi, Jumat (30/9/16).

Diketahui, Aguan beberapa kali sudah diperiksa oleh KPK dalam pembahasan suap Raperda RTRKSP. Dalam kasus itu, mantan Ketua Komisi D DPRD DKI, Mohamad Sanusi tertangkap tangan tengah menerima suap dari bekas Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL), Ariesman Widjaja dan mantan asisten PT APL, Trinanda Prihantoro. Tujuan suap itu untuk mempermudah Raperda yang mengatur terkait pulau reklamasi di Pantai Utara Jakarta.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here