Melestarikan Lingkungan Lewat Olahraga

Pembukaan Olimpiade Rio. (Foto: JX/Ist)

RIO DE JANEIRO, JIA XIANG – Pembukaan Olimpiade 2016 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (5/8/16) malam waktu setempat atau Sabtu (6/8/16) waktu Indonesia, ditandai dengan pesan agar khalayak dunia melestarikan lingkungan.Tampil di hadapan 50.000 penonton, para penari dan musisi Brasil mengawali upacara pembukaan dengan mengisahkan kehidupan rakyat Brasil di hutan-hutan pada masa lampau. Kisah itu diwujudkan melalui permainan tata lampu nan hijau dan koreografi tarian yang khas.
Tim kreatif di balik upacara pembukaan mengaku ada pesan khusus yang hendak disampaikan kepada puluhan ribu penonton di stadion dan 3 miliar pemirsa yang menyaksikan lewat siaran televisi di berbagai penjuru dunia.
Untuk menggarisbawahi pesan tersebut, menurut Marco Balich selaku produser utama pertunjukan upacara pembukaan Olimpiade 2016, setiap atlet akan diberikan bibit tanaman untuk ditanam di Hutan Atlet yang akan menjadi “warisan para atlet untuk Rio de Janeiro.”
“Mereka akan meninggalkan sebuah pohon di Brasil. Mudah-mudahan dalam waktu dua tahun kita akan memiliki hutan Olimpiade yang bagus. Kami akan merayakan kemanusiaan dan kami akan merayakan Rio,” kata Balich.
Selain menyampaikan pesan lingkungan, upacara pembukaan Olimpiade 2016 diwarnai dengan berbagai pencapaian Brasil, antara lain pesawat ciptaan Alberto Santos-Dumont, yang diklaim sebagai pesawat pertama dunia.
Upacara yang menjadi bagian dari penyelenggaraan Olimpiade 2016 itu dihadiri beragam selebritas dan pemimpin dunia, termasuk Presiden sementara Brasil, Michel Temer.

Negatif
Liputan media menjelang pembukaan olimpiade ini telah didominasi oleh cerita negatif, antara lain tentang masalah air tercemar di kota tuan rumah, kekerasan di jalan-jalan dan skandal doping Rusia, namun penyelenggara berharap upacara pembukaan nanti dapat menunjukkan sisi Rio yang berbeda.
“Saya berharap upacara pembukaan akan menjadi obat untuk depresi di Brasil,” kata Fernando Meirelles, salah satu direktur kreatif di balik acara pembukaan itu. “Orang Brasil dapat melihat itu dan berkata, ‘kami adalah orang-orang yang keren, kami adalah kelompok etnis yang berbeda, kami hidup bersama, kami tidak pernah berperang, kami damai, kami tahu bagaimana menikmati hidup dan kami bahagia.'”
Meirelles adalah orang Brasil dan sutradara yang meraih nominasi Oscar lewat film City of God, yang menceritakan kisah hidup di kawasan kumuh yang berbahaya di Rio. Dia bekerja dengan anggaran sekitar 56 juta dollar AS untuk memproduksi empat upacara pembukaan dan penutupan untuk Olimpiade dan Paralimpiade yang katanya adalah sekitar 20 kali lebih kecil dari anggaran untuk Olimpiade Beijing 2008. [JX/BBC/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here