Mengenalkan Potensi Danau Toba Lewat Olahraga

Danau Toba. (Foto: Ist.)

MEDAN, JIA XIANG – Untuk mengenalkan objek wisata andalan Sumatera Utara, Danau Toba, ada banyak yang bisa digelar. Salah satunya adalah lomba lari Silangit Danau Toba 10 kilometer yang dimulai dari Siborong-borong dan berakhir di Bandara Silangit. Lomba lari ini menjadi salah satu bentuk promosi awal percepatan pembangunan kawasan Danau Toba menjadi wisata unggulan.

Lomba lari digagas oleh Yayasan Percepatan Pembangunan Kawasan Danau Toba (YP2KDT). Sebanyak 10 ribu peserta dari kategori pelajar dan umum akan mengikutinya. Acara juga akan dimeriahkan dengan memakan sebanyak 10 ribu Ombus-ombus yang diharapkan dapat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Menurut Ketua YP2KDT Dr. Laurensius Manurung kepada sejumlah wartawan di Medan, Kamis (3/3/16), finish di Bandara Silangit sekaligus mengenalkan kepada masyarakat umum bahwa perkembangan ekonomi dan wisata di daerah tersebut jauh lebih meningkat dari sebelumnya.

“Kita mengajak masyarakat, pemerintah dan investor untuk mempercepat pembangunan kawasan wisata Danau Toba. Menyiapkan mental masyarakat akan kehadiran wisatawan mancanegara setelah Silangit menjadi bandara unggulan,” katanya.

Kegiatan ini, kata Manurung, direncanakan akan dilaksanakan tiap tahun dan skalanya tidak lagi hanya lokal, tapi bisa melibatkan dunia internasional.

“Kami mendukung Danau Toba menjadi wisata dunia. Untuk lari kali ini, rutenya ada 10K, untuk umum dan atlet. Kemudian 5K, untuk pelajar. Ke depan Danau Toba dapat menjadi tempat wisata olahraga rekreasi. Tujuannya, agar wisatawan betah tinggal dan berlama-lama di Danau Toba,” tandasnya.[JX/jpp/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here