Mengenang Pejuang Emansipasi Wanita di Museum Kartini

Benda-benda yang dulu dijadikan Kartini sebagai tempat untuk merenungkan ide-idenya serta melakukan surat menyurat kepada sahabatnya di Belanda. (Foto-foto: JX/Dimas Parikesit)

JEPARA, JIA XIANG – Setiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia memperingati hari Kartini. Berbagai macam kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan hari Kartini. Pada umumnya hari Kartini diperingati dengan kegiatan mengenakan pakaian tradisional daerah seluruh Nusantara dengan parade ataupun upacara.

Tanggal 21 April 1879 adalah hari kelahiran Raden Ajeng Kartini di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kartini merupakan salah satu pejuang Indonesia yang memperjuangkan hak dan kewajiban perempuan Nusantara khususnya di tempat kelahirannya di Kota Jepara.

Untuk mengenang dan menelusuri jejak R.A Kartini, masyarakat dapat mengunjungi Museum Kartini di Desa Panggang, Kecamatan Jepara, tepatnya di Alun-alun No.1, Jepara, di sebelah utara Pendopo Kabupaten Jepara.

Museum Kartini didirikan pada tanggal 30 Maret 1975 oleh Pemerintah Kota Jepara. Museum ini didirikan sebagai penghargaan terhadap R.A Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita Indonesia.

Di dalam museum terdapat barang-barang peninggalan R.A Kartini beserta keluarganya. Terdapat juga benda-benda yang dulu dijadikan Kartini sebagai tempat untuk merenungkan ide-idenya serta melakukan surat menyurat kepada sahabatnya di Belanda.

Saat akan memasuki museum, pengunjung akan disambut patung R.A Kartini berdiameter  5 meter di depan pintu masuk.

Di museum ini pengunjung juga akan diajak untuk melihat perkembangan Kota Jepara dari zaman ke zaman.

Perjuangan R.A Kartini tidak hanya memberdayakan perempuan di sekitarnya, tapi juga seniman-seniman pengrajin ukir kayu di Jepara. Terlihat dari isi museum yang mengoleksi ukiran kayu jati Macan Kurung karya R.A Kartini yang mendunia, yang sampai saat ini proses pembuatannya dapat dilihat oleh pengrajin kayu ukir di desa Mulyoharjo, Jepara

Ketika memasuki ruangan museum yang ketiga, pengunjung juga dapat melihat benda-benda cagar budaya bersejarah hingga benda purbakala yang ditemukan di sekitar Kota Jepara.

Untuk mengunjungi Museum Kartini, pengunjung dikenakan biaya Rp 2.000. museum ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB. [JX/Dms/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here