Menteri Pariwisata Optimistis Target 20 Juta Wisman ke Indonesia Tercapai

Candi Borobudur. (Foto: Ist./W5)

NUSA DUA, JIA XIANG- Menteri Pariwisata Arief Yahya optimistis target  20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2019 tercapai. Untuk menjaring wisman sebanyak itu, Arief gencar menyiapkan 10 destinasi yang saat ini dikenal dengan Bali Baru.

10 destinasi Bali Baru, yaitu Great Bali, Great Jakarta, Great Kepulauan Riau, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat, Medan, Bandung, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi.

“Kesepuluh destinasi ini, di-branding dan dipasarkan di antaranya melalui event bursa pariwisata internasional di dalam dan luar negeri,” kata Menpar Arief dalam siaran pers yang diterima Jia Xiang, Jumat (9/6/17).

Saat ini, di Nusa Dua Bali sedang berlangsung bursa pariwisata internasional Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2017. Ketua  Pelaksana BBTF 2017 yang juga sebagai Ketua Asita Bali, I Ketut Ardana, menegaskan bukan hanya Bali yang ditampilkan.

“Sumatera Selatan dan Yogyakarta ikut kita promosikan, hal ini merupakan salah satu bentuk promosi Asian Games 2018 yang akan dilangsungkan di Palembang dan Jakarta,” kata Ardana dalam acara tersebut, Kamis (8/6/17).

BBTF 2017 dilakukan dalam bentuk Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C). Produk yang ditawarkan adalah pre-tour kepada para buyer potensial ke tiga destinasi wisata unggulan.

“Penawaran Pre-tour kepada para buyer potensial ke Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Bromo Tengger Semeru (Jawa Timur),” ujar Ardana.

Selain pameran dipaparkan oleh Ardana, BBTF 2017 juga menggelar seminar bertajuk ‘Indonesia is the One’ pada 8 Juni 2017 di Nusa Dua Hall, Bali yang diikuti 250 peserta dari kalangan peserta eksibisi, buyer dan seller.

Diketahui, acara BBTF 2017 kini tengah berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Centre, ITDC, Nusa Dua sejak 7 Juni sampai 10 Juni 2017. Pameran dan bursa pariwisata yang diselenggarakan oleh Assosciation of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dan didukung Kementerian Pariwisata ini diikuti 241 buyers dari mancanegara dan 200 sellers dari pelaku bisnis industri pariwisata Indonesia.

BBTF yang ke-4 ini memiliki tema “Meet, Connect and Explore The Archipelago” (Semangat saling terkoneksi dan mengeksplorasi keindahan Archipelago Indonesia). Acara ini menargetkan transaksi sebesar US$ 538,205,495 setara Rp 6,99 trilun. Jumlah tersebut berarti naik 1,60 % dibandingkan transaksi BBTF 2016 sebesar US$ 529,408,909 setara Rp 6,88 triliun.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here