Mineral Make Up, Alternatif Pilihan Berkosmetik yang Aman

Dunia kecantikan terus melakukan terobosan dengan menciptakan produk kosmetik berkualitas yang aman bagi kulit. Salah satunnya adalah mineral make up yang disebut-sebut paling aman buat kulit. Benarkah?
Kandungan mineral yang menjadi kekayaan di bumi kita ini ternyata memiliki khasiat yang luar biasa bagi kesehatan kulit dan kecantikan. Tak heran, kosmetik berbahan mineral menjadi buruan bagi banyak wanita. Selain alami, juga sangat aman bagi kulit terutama mereka yang berjenis kulit sensitif.
Kosmetik berbahan mineral sebenarnya sudah berkembang di Amerika Serikat sejak tahun 1980-an. Namun dari tahun ke tahun terus melakukan penyempurnaan, hingga pada akhirnya sekarang ramai diperbincangkan dan menjadi alternatif pilihan bagi banyak wanita yang ingin tampil cantik dan sehat.
Dan bila saat ini make up berbahan mineral sangat ramai dibicarakan, hal itu dikarenakan tingkat keamanannya yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan make up berbahan chemical pada umumnya.
Menurut Juliana Yu, cosmeotologist dari House Of Skinovation, Jakarta, bahan-bahan dasar yang umumnya digunakan pada make up mineral adalah magnesium, Calsium, Oat Powder( Avena Sativa) Silica, Silk powder, bentonite clay. Bahan-bahan mineral itu kemudian diolah menjadi kosmetik mulai dari foundation sampai eyeshadow.
Sebenarnya apapun yang berbahan mineral ini aman digunakan. Tapi untuk kosmetik, tergantung dari perusahaan yang memproduksinya dan produk yang ditawarkan apakah mempunyai preservative dan bahan-bahan yang biasanya sesuai dengan peruntukannya.
Misalnya kosmetik yang diperuntukkan untuk mencegah sinar matahari digunakan bahan-bahan mineral, sehingga untuk penggunaan jangka panjang tidak menyebabkan wajah menjadi kusam dan bercak-bercak hitam.
“Mineral merupakan salah satu unsur penting yg diperlukan tubuh sehingga ramai-ramai pihak produsen menawarkan bahan-bahan tersebut dalam bentuk kosmetik. Hal tersebut diharapkan membantu masyarakat agar mulai selektif untuk memilih kosmetik. Karena bahan yang terlalu keras jika dipakai terus menerus dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan kulit, misalnya pengeriputan,” ujarnya.
Juliana meyakinkan bila kosmetik berbahan mineral pasti memberikan manfaat yang positif untuk kulit. Karena kosmetik dari bahan-bahan mineral ini memiliki keunggulan tidak memblok kulit wajah. Misalnya foundation yang terbuat dari bahan mineral tetap memberikan “ruang” bagi pori-pori wajah untuk bisa bernafas saat digunakan.
Namun dalam memilih suatu produk tetap harus dilakukan test pemakaian. Sebelum menggunakan sebaiknya mencobanya dulu dengan cara menyapukan sedikit di daerah belakang telinga atau di sepanjang tulang rahang.
Lantas dibiarkan minimal 3 jam untuk mengetahui apakah kosmetik itu mengalami efek oksidasi atau tidak. Bila tidak timbul efek apapun pada kulit, seperti kulit menjadi merah, berarti kosmetik tersebut sudah aman digunakan.

KANDUNGAN MINERAL MAKE UP
Beberapa kosmetik berbahan mineral diproduksi di antaranya, alas bedak (foundation), eye shadow dan blush on berbentuk bubuk yang dibuat dari bahan hypoallergenic, zinc oxide dan titanium dioxide. Formulanya pun non-comedogenic dan melindungi dari sinar ultraviolet (UV).
Menurut Product Manager L’Oreal Make up, Oci Citra Maharani, bahan-bahan yang terkandung pada mineral make up diakui sangat aman bagi kulit. “Mulai dari kulit berjerawat, kering hingga berminyak pun cocok menggunakan dan tidak meninggalkan iritasi di kulit wajah,” ujarnya saat ditemui di kantornya bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.
Namun, apa saja kandungan mineral pada mineral make up tergantung produsen pembuatnya. Namun demikian, make up jenis ini umumnya mengandung dua jenis mineral sunscreen yakni titanium oksida dan seng oksida (seringkali digunakan dalam ukuran sangat kecil). Keduanya merupakan mineral turunan alami (masing-masing diproduksi dari mineral ilmenite dan bijih seng), tidak sepenuhnya alami karena memang bentuk ini tidak secara alami terdapat di alam. Karena itu, jangan terbodohi oleh slogan: “pure natural mineral”
Namun, kedua jenis mineral ini merupakan mineral yang dapat memantulkan sinar UVA dan UVB, sehingga melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Kedua jenis mineral ini berbentuk bubuk putih sehingga mereka juga membantu mencerahkan bahan-bahan gelap lainnya.
Pewarna yang terkandung dalam mineral make up biasanya adalah besi oksida dan mika yang juga turunan dari mineral alami. Kadang bismut-oksiklorida ditambahkan untuk memberikan efek putih, tekstur yang halus dan kompak.
Umumnya mineral make up tidak mengandung bahan berminyak (oily components) untuk menjaga produk make up tersebut tetap berbentuk bubuk halus, ringan dan mudah digunakan.
Meskipun make up mineral diklaim ‘aman’, tapi tidak dapat dikatakan ‘tidak mengandung zat-zat kimia sama sekali’. Demikian diungkapkan Dr Retno Iswari Tranggono SpKK dari House of Ristra.
Lebih lanjut ia menuturkan, produk make up mineral tetap menggunakan bahan-bahan sintetik (bahan kimia) tetapi komposisinya yang memang lebih kecil dibanding bahan-bahan alam yang digunakan.
Misalnya, Dr Retno menyebut, di dalam produk make up mineral terdapat bahan kimia sintetik, misalnya adalah mineral bismuth oxychloride yang dibuat dengan menggabungkan bismuth dengan senyawa chloride dan air.
Sedangkan bahan-bahan alami yang digunakan misalnya buah delima, vanilla dan ekstrak sweet almond agar produk kosmetik tidak cepat rusak. Sementara pigmen pewarna buatan biasanya diganti dengan mineral-mineral seperti rose quartz, mother of pearl dan topaz.
“Secara umum dapat dikatakan bahwa keamanan suatu produk bukan hanya dinilai dari asal bahan bakunya, melainkan juga dari seluruh rangkaian proses produksinya,” tegasnya.
Beberapa bahan yang terkandung pada make up berbahan mineral di antaranya :
-Hypoallergenic : tanpa silicon, pengawet dan pewangi. Juga tanpa talc yang bisa menimbulkan iritasi. Formula ini diakui bisa melindungi kulit wajah dengan lembut sekaligus membiarkan kulit bernapas bebas.
-Titanium Dioksida : perlindungan terhadap sinar UV-nya melawan penuaan akibat sinar UV sekaligus melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari sehari-hari.
-Besi Oksida (Zinc Oxide): formula ini bisa memberikan sensasi lembut dan nyaman di kulit anda.
-Seng Oksida (mineral sun screen)
-Mica (mineral pigmen glitter)

KELEBIHAN MINERAL MAKE UP
Kandungan berbahan mineral pada kosmetik diakui banyak memberikan kelebihan yang positif bagi kulit. Menurut Oci, produk kosmetik berbahan mineral ini sudah diuji bersama 13 dokter kulit di Amerika Serikat.
“Setiap ahli kulit yang mencobanya menyatakan rangkaian ini sangat ideal untuk kulit dan memberikan keseimbangan yang sangat lembut untuk make up dan kesehatan kulit wajah,” ujarnya.
Beberapa kelebihan dari mineral make up di antaranya :
-Mengandung pelindung terhadap sinar matahari, sehingga mengurangi resiko penuaan kulit akibat paparan UV.
-Mineral make up juga mampu menutupi kulit dengan baik dan membuat kulit terlihat seperti ‘kulit wajah sesungguhnya’, berbeda dengan make up tradisional yang bila dipakai akan membuat wajah terlihat dan terasa seperti memakai ‘topeng’.
-Tahan terhadap air dan melekat sepanjang hari.
-Mengandung produk ‘multi use’, yakni mengandung foundation, sun screen, make up dan concealer sekaligus.

AMAN UNTUK SEMUA JENIS KULIT
Berbeda dengan kosmetik lainnya, make up berbahan mineral cocok digunakan untuk semua jenis kulit, mulai kulit kering, berminyak, berjerawat atau kulit sensitive sekalipun.
Mineral make up bahkan dianjurkan bagi mereka yang memiliki masalah pada kulit wajah seperti jerawat, eksim dan jenis kulit yang teriritasi lainnya.
Bentuk alas bedak yang berupa bubuk misalnya, juga menjadi kelebihan lain karena bisa menutupi flek pada kulit tanpa harus menutupi pori-porinya. Bahan mineral tidak bisa diserap kulit, dia tetap bertahan di permukaan sehingga kalau diangkat dengan mudah itu akan terangkat dan mudah dibersihkan.
Hal itu ditegaskan oleh Oci. Menurutnya, mineral make up memang aman digunakan untuk semua jenis kulit. “Untuk membuktikannya, sebelum menggunakan make up mineral coba tes dulu ke kulit anda, apakah terjadi iritasi atau gatal. Tapi, sebenarnya bisa dijamin bahwa make up mineral sangat aman di kulit anda,” ujarnya.
Sebagai contoh perbandingannya, Oci menjelaskan, misalnya bagi wanita yang memiliki kulit wajah berminyak, bila menggunakan kosmetik biasa, pasti beberapa saat langsung tampak minyak berlebih di wajah yang bisa merusak kecantikan wajahnya.
Sedangkan, dengan make up mineral, sangat baik bagi kulit berminyak, karena foundationnya bersifat menjaga kelebihan minyak di wajah anda, so, dipakai seharian pun wajah anda tetap bersih dari gangguan minyak berlebih.
Hingga saat ini, kosmetik berbahan mineral baru diproduksi sebatas alas bedak (foundation), eye shadow dan perona pipi (blush on). Ketiga produk tersebut tersedia beragam warna dan disesuaikan dengan warna kulit anda. [JX/Uli/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here