Modal Kecil, Bisa Berbisnis di Chickentalks

Jakarta, Jia Xiang-Chickentalks, sebuah perusahaan ayam goreng crispy Indonesia membuka kesempatan waralaba (franchise) melalui sistem keagenan dan reseller di seluruh Indonesia.

Owner dan founder Chickentalks Indonesia, Tonny CIA dalam acara peluncuran Chickentalks Indonesia menjelaskan, perusahaan yang dikelolanya itu merupakan perusahaan ayam goreng yang akan set-up di Jakarta tahun ini.

“Didukung dengan sistem, konsep pemasaran online yang unik. Konsep ini difokuskan untuk membentuk jaringan pemasaran kuat, dan menguntungkan bagi setiap individu yang terlibat di dalamnya,” kata Tonny saat acara grand opening outlet Chickentalks Indonesia di Muara Karang, Jakarta Utara, Rabu (5/2/14).

Menurut Tonny, ayam goreng tepung memang menggoda selera semua kalangan, tanpa mengenal usia maupun latar belakang ekonomi. Menu ini disukai semua umur dan terbukti kuat di tengah krisis terparah sekalipun, bisnis ini tetap memiliki potensi pasar yang sangat luas.

Dalam penawaran franchise, Chickentalks mematok franchise fee sebesar Rp50 juta dengan kontrak kerja sama  selama masa satu tahun. Dan dapat diperbarui dengan syarat tertentu dan investor cukup membayar satu kali saja.

“Ini sudah termasuk peralatan seperti fryer besar untuk ayam goreng, fryer kentang, bahan baku awal 50 potong ekor ayam, showcase etalase, meja adonan, brosur, banner promosi,” tuturnya.

“Sebagai reseller, Anda juga mendapatkan fasillitas lain dimana Anda bisa menggunakan outlet-outlet chickentalk sebagai basecamp atau kantor bersama,” ujar Tonny. [B1/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here