Naiknya Permukaan Air Laut, Ancam Kota-Kota Besar Dunia

(Foto: JX/express.co.uk)

WASHINGTON, JIA XIANG – Peneliti Amerika Serikat (AS) Rob DeConto dan David Pollard mendapati bahwa dengan tingkat emisi gas rumah kaca saat ini, lautan di dunia akan naik hampir dua meter pada tahun 2100, dan sekitar 15 meter pada tahun 2500.Sebuah studi baru menunjukkan permukaan air laut akan naik lebih tinggi dari yang diyakini sebelumnya menjelang akhir abad ini, karena es yang mencair dengan cepat dari Antartika. Jika prediksi DeConto dan Pollard yang dimuat di jurnal Nature itu benar, banyak daerah pesisir, seperti Florida selatan dan New Orleans di Amerika Serikat, kota Shanghai, dan Bangladesh bisa terancam oleh naiknya permukaan laut.
Namun sebuah laporan terbaru dari Panel Antarpemerintah PBB tentang Perubahan Iklim telah meramalkan permukaan air laut akan naik hanya di bawah satu meter menjelang tahun 2100, terutama karena air laut yang memanas, dan gletser, serta bongkahan es di Greenland yang mencair.
Kedua peneliti itu, DeConto dan Pollard, mempelajari dua periode pemanasan global sebelumnya, mulai tiga juta tahun yang lalu dan 125.000 tahun yang lalu, untuk menemukan bagaimana dan mengapa terjadi pencairan di benua kutub selatan itu.
Mereka mendapati bahwa gumpalan es raksasa itu bisa tidak stabil karena air hangat di atas lapisan es Antartika, menyebabkan pecahnya gumpalan itu runtuhnya tebing es raksasa yang menjulang jauh di atas permukaan laut. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here