Narkoba Bisa Hancurkan Negara

Kasus-kasus penyalahgunaan dan peredaran ilegal narkotika dan obat berbahaya (narkoba)  semakin mengkhawatirkan.

Bagaimana tidak, dari tahun ke tahun grafik  peredaran ilegal dan penyalahgunaan narkoba  semakin membumbung  tinggi.

Ibarat pepatah, “Satu ditebas, Tumbuh seribu” itulah gambaran sulitnya memberantas peredaran barang haram yang berdampak semakin banyaknya korban berjatuhan akibat semakin luasnya peredaran narkoba hingga ke pelosok negeri.

Tengok saja data  Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru dilansir sekaligus sebagai laporan  akhir tahun 2013. Sepanjang tahun ini, BNN membongkar 166 kasus laporan khusus narkotika dengan membekuk 244 tersangka pengedar.

Dari hasil penyergapan dan penanganan kasus-kasus tersebut, tidak sedikit barang bukti narkoba berbagai jenis yang ikut diamankan. Mulai dari jenis sabu, heroin, ekstasi, ganja dan beragam jenis narkoba baru.

Selain disimpan untuk barang bukti di penyidikan dan pengadilan sebagian besar barang haram itu telah dimusnahkan oleh BNN.

Dibanding tahun 2012, BNN membongkar 117 kasus narkoba dengan jumlah berkas perkara sebanyak 169. Sepanjang tahun 2012 sedikitnya 187 tersangka yang dicokok BNN. Sebagian besar sudah divonis penjara oleh pengadilan.

Melihat deretan angka  yang dilansir BNN ini, maka kita dapat simpulkan bahwa negeri ini sudah  “lampu merah” dalam hal peredaran ilegal dan penyalahgunaan narkoba.

Itu sebabnya kita tak boleh lagi berleha-leha. Kita harus “menabuh genderang perang” untuk melawan peredaran ilegal dan penyalahgunaan narkoba. Sebab jika kita lengah, maka tidak mustahil bangsa dan negara hancur akibat narkoba.

Dan harus kita pahami, “serangan” narkoba bisa merusak sendi-sendi negara. Semua strata sosial dan profesi bisa “terjerat” narkoba. Tukang ojek, ibu rumah tangga, buruh bangunan, pegawai negeri, guru, pelajar, mahasiswa, jaksa dan hakim, anggota legislatif dan politisi, pengusaha, artis dan para selebriti, bahkan aparat TNI dan polisi pun tak lepas dari potensi terjerumus kasus narkoba.

Itu sebabnya, seluruh masyarakat harus bahu-membahu membantu aparatur negara guna “mengganyang” peredaran ilegal narkoba di negeri ini. Anak-anak bangsa harus terhindar dari penyalahgunaan narkoba demi keberlanjutan bangsa dan negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here