Nasib Konferensi WTO di Bali Belum Jelas

Jakarta, Jia Xiang – Wakil Menteri Perdagangan RI, Bayu Krisnamurthi menuturkan perwakilan negara-negara anggota organisasi perdagangan dunia (WTO) telah melakukan pertemuan di Jenewa, Swiss pada 26 November 2013 lalu, namun pertemuan tersebut tak menghasilkan solusi.

“Saya tidak mau terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa konferensi tingkat menteri (KTM) WTO ke-9 di Bali pada awal Desember mendatang akan gagal. Perundingan di Jenewa memang telah tertutup untuk negosiasi paket Bali seperti perundingan pertanian, isu pembangunan dan Least Development Countries (LDCs) atau negara berkembang tidak seutuhnya selesai,” ujarnya kepada wartawan di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (27/11/13).

Dia mengatakan perundingan di Jenewa bersifat single undertaking. “Tidak ada kesepakatan sebelum semua disepakati, maka nasib paket Bali menjadi taruhan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, isu pembangunan dan kepentingan negara berkembang relatif aman dan sudah disepakati. “Hanya perundingan fasilitas perdagangan dan proposal kelompok G33 yang belum diselesaikan,” jelasnya.

Hal ini dikarenakan Paket Bali tidak sepenuhnya utuh lantaran beberapa isu mengalami kebuntuan. [Yuv/B1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here