Novartis Dorong Perkembangan Bioteknologi di Indonesia

Bapak Teknologi Pangan Indonesia Prof. Dr. FG Winarno menjadi pembicara di BioCamp Alumni Forum 2016. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Para pemenang Biotechnology Leadership Camp (BioCamp), yang diselenggarakan PT Novartis bekerja sama dengan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, menjadi pembicara dalam BioCamp Alumni Forum 2016 di Jakarta, Sabtu (3/12/16). BioCamp Alumni Forum 2016 yang mengangkat tema “Passion Beyond Science”, merupakan kegiatan lanjutan BioCamp 2016.

Menurut Dono Widiatmoko, Country Goverment Affairs, Market Access and Communication Head PT Novartis Indonesia, dua kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya mendorong para mahasiswa pasca sarjana Indonesia untuk berbagi ide, jaringan dan menginspirasi satu sama lain untuk berkontribusi dalam sektor Bioteknologi dan Farmasi.

Bioteknologi, paparnya, merupakan salah satu ‘sektor primadona’ yang berperan besar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, salah satunya di bidang kesehatan.  Melalui inovasi-inovasinya, sektor bioteknologi kesehatan telah berhasil membantu penanganan ratusan jenis penyakit di dunia.

Namun, lanjutnya, pertumbuhan bidang ini masih perlu mendapat perhatian lebih. Untuk itu, jelasnya, PT Novartis Indonesia bersama Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menggelar BioCamp yang  bertujuan untuk mengumpulkan para pakar Bioteknologi dari berbagai industri, akademisi, lembaga pemerintah dan para mahasiswa pasca sarjana untuk mempelajari dan menggali kesempatan yang ada di bidang ini. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kesepuluh.

Diharapkan BioCamp 2016 tidak hanya dapat membina, namun juga mengembangkan jaringan komunitas para peminat bioteknologi. “BioCamp Alumni Forum 2016 merupakan lanjutan dari kegiatan BioCamp yang telah selesai beberapa waktu lalu. Untuk terus terus mendukung semangat pengembangan keahlian di bidang ini,” ujar Dono.

Adapun para pemenang BioCamp yang menjadi pembicara adalah Florentina Devina (Pemenang BioCamp 2014 tingkat nasional di Jepang); Amadeus Driando Ahnan dan Laurentya Olga (Pemenang BioCamp 2015 tingkat nasional di Indonesia); serta Ujang Purnama (Pemenang  BioCamp 2016 tingkat nasional di Indonesia). Di forum ini juga menampilkan Bapak Teknologi Pangan Indonesia Prof. Dr. FG Winarno sebagai pembicara.

Salah satu sosok anak muda inspiratif, calon pelopor dari industri Bioteknologi adalah Amadeus Driando Ahnan (Ando), juga dipresentasikan di sini. Dia merupakan pemenang BioCamp Indonesia 2015. Ando sang ‘llmuwan dan seniman makanan’ memilih memfokuskan dirinya pada makanan khas indonesia untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat luas. Sejalan dengan misinya, Ando adalah sosok pendiri dan koordinator dari Indonesian Tempe Movement yang merupakan kampanye global untuk mempromosikan tempe Indonesia sebagai makanan khas hasil fermentasi yang baik untuk kesehatan.

Inovasi Ando dalam mendirikan Indonesian Tempe Movement merupakan salah  satu contoh upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor bioteknologi.  “Kami berharap akan banyak lagi Ando-Ando yang lainnya dari kegiatan BioCamp sehingga dapat pengembangan generasi penerus bangsa yang nantinya dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, serta daya saing bangsa”, ujar Dono Widiatmoko.[JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here