Parkir Liar Akan Diderek , Didenda Lima Ratus Ribu

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Parkir liar yang sering menyebabkan kemacetan di sejumlah jalan di Ibukota akan ditindak tegas dengan ditertibkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Penertiban ini akan dilakukan di 30 lokasi rawan parkir liar yang menjadi sumber kemacetan dengan melakukan derak langsung.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama bahwa lahan parkir di Jakarta memang tidak terlalu banyak, bahkan diseluruh dunia sekalipun tidak ada lahan parkir yang cukup untuk menampung kendaraan milik para warga, itu makanya parkir di luar negri sangat mahal.

“ hanya saja kalau di luar negri disediakan transportasi umum, “ Ungkap Ahok di Balaikota Jakarta, Selasa (2/9/14).

Nah jika di Jakarta, Ahok mengatakan kendaraan banyak yang di parkir liar di bahu jalan sehingga menyebabkan kemacetan.

“ akan kita tindak tegas persoalan parkir liar ini, jika membuat macet akan di derak langsung. Jika diderek ada retribusinya sebesar Rp 500 ribu, nah kalau polisi kena tilang dikasih kertas biru kena Rp. 500.000 jadi total Rp. 1.000.000, biar pada kapok,” tegasnya.

Untuk diketahui aturan ini akan mulai diterapkan pada pekan depan, Senin (8/9/14) di lima lokasi, yaitu Tanah Abang (Jakarta Pusat), Kalibata City (Jakarta Selatan), Jatinegara Area (Jakarta Timur), Akses Marunda (Jakarta Utara) dan Beos (Jakarta Barat).

Mobil yang parkir liar akan diderek ke tiga lokasi penyimpanan milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI. Ketiga lokasi tersebut adalah Rawa Buaya di Jakarta Barat, Terminal Barang Pulogebang di Jakarta Timur dan Terminal Barang Tanah Merdeka di Jakarta Utara.

Ahok menjelaskan, Pemprov DKI juga akan menerapkan parking meter. Rencananya, parking meter akan diterapkan pada awal 2015. Sebelum diterapkan, Pemprov DKI akan melakukan uji coba di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat pada September 2014.

“Kita juga lagi mau pasang parking meter, untuk tertibkan parkir liar di jalan-jalan,” ungkapnya. [JX/S1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here