JAKARTA, JIA XIANG – Sejumlah seniman fotografi dalam negeri dan luar negeri berpartisipasi dalam pameran fotografi kontemporer yang bertajuk “Abad Fotografi” di gedung A Galeri Nasional, Jakarta.

Sebanyak 50 karya fotografi dan instalasi dipamerkan dalam pameran ini.

Tercatat terdapat 16 seniman dari Indonesia dan 4 lainnya dari Jepang, Swiss dan USA yang ikut serta dalam pameran ini.

Kurator pameran, Jim Supangkat, menjelaskan “istilah Abad Fotografi disebut teoretikusseni Theodore Gracyk dalam bukunya yang berjudul The Philosophy of Art. Menurut Theodore Gracyk, perkembangan senirupa sekarang ini menunjukkan abad fotografi yang menggantikan the age of avantgarde yang menandai perkembangan sebelumnya.

“Kini fotografi tidak hanya digunakan hanya untuk dokumentasi tapi sudah menjadi media untuk berekspresi dan eksistensi diri,” ujar Jim.

Dalam pameran ini pengunjung diajak untuk melihat dan merasakan apa yang diekspresikan oleh masing-masing seniman dalam karyanya. Seperti terdapat karya fotografi saat pemrosesannya masih manual, hingga karya-karya instalasi dan interaktif.

Pameran Abad Fotografi digelar mulai 15-28 November 2016 di Galeri Nasional, Jakarta.

Salah satu pengunjung, Wiwiek, mengatakan pameran fotografi ini berbeda dengan pameran fotografi pada umumnya, banyak terdapat karya-karya interaktif bagi pengunjung.[JX/Dms/W5]

This slideshow requires JavaScript.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here