Para Dokter di Maryland Berhasil Transplantasi Organ dari Donor HIV Positif

Donny Segev (kiri) dan Morris Murray penerima donor. (Foto: JX/Ist)

MARYLAND, JIA XIANG – Para dokter bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins di Maryland, AS, berhasil menyelesaikan transplantasi hati dan ginjal, yang pertama kalinya dilakukan di negara itu, dari donor yang HIV positif kepada penerima yang juga HIV positif.Ini untuk pertama kalinya sebuah transplantasi hati HIV positif dilakukan di dunia dan untuk pertama kalinya di AS ada transplantasi ginjal HIV positif. Para dokter di Afrika Selatan sebelumnya sudah lebih dulu melakukan transplantasi ginjal HIV positif.
Para pejabat pusat medis tersebut mengatakan, organ-organ itu bekerja dengan baik dan tidak ada komplikasi dalam operasi. Satu pasien sudah dipulangkan dan yang lain menyusul beberapa hari lagi. Menurut para peneliti di Universitas Pennsylvania, ada hampir 400 orang HIV positif yang dapat menyumbangkan organnya setiap tahun. Dan ini berpeluang menyelamatkan lebih dari 1.000 orang.
Transplantasi yang berhasil ini muncul sebagai hasil undang-undang kebijakan organ HIV 2013 yang membuka jalan untuk transplantasi organ HIV-ke-HIV. Jaringan Persatuan untuk Pembagian Organ memberi Johns Hopkins lampu hijau bulan Januari, begitu para kandidat diidentifikasi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kongres, Presiden dan semua komunitas transplantasi karena memperbolehkan kami menggunakan organ-organ dari pasien HIV positif untuk menyelamatkan nyawa, daripada membuangnya, seperti yang kita lakukan bertahun-tahun,” ujar Dr. Dorry L. Segev, profesor bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins.
Sampai saat ini masih ada sekitar 122.000 orang di negeri Paman Sam itu yang menunggu sumbangan organ tersebut. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here