Para Ilmuwan Temukan Nenek Moyang Hobbit di Flores (1)

TOKYO, JIA XIANG – Ilmuwan telah menemukan fosil berusia 700.000 tahun di Flores, Indonesia, yang merupakan nenek moyang dari manusia primitif yang kerap disebut “hobbit” atau manusia kurcaci.Dari fosil tersebut ilmuwan memprediksi bahwa manusia primitif seukuran manusia normal yang menginjakkan kaki pertama kali di sana, “mengecil sangat cepat” hingga menjadi seukuran kurcaci.
Temuan fosil tersebut terdiri dari satu fosil dewasa dan dua anak, yang keseluruhannya sama kecilnya dengan keturunan mereka. Penemuan fosil manusia kurcaci di sebuah gua di Flores, menyulut kehebohan 12 tahun lalu. Dengan tinggi cuma satu meter, mereka semula diduga telah hidup di Flores sejak 12.000 tahun lalu.
Namun, penelitian susulan memperlihatkan bahwa mereka ternyata telah ada lebih awal, yaitu antara 50.000 hingga 60.000 tahun lalu – tetapi itu tidak mengurangi ketertarikan orang terhadap spesies yang berjumlah sedikit dan secara resmi bernama Homo floresiensis.
Sekarang, dengan temuan baru, para peneliti menemukan fosil berusia jauh lebih tua, yaitu 700.000 tahun, yang ditemukan di sebuah situs penggalian bernama Mata Menge. Fosil tersebut terdiri dari sebuah rahang bawah dan sejumlah gigi. Temuan tersebut sangat mirip dengan fosil manusia kurcaci yang ditemukan tahun 2004 silam. Temuan terkini itu diyakini sebagai nenek moyang dari floresiensis.
Selain fosil, arkeolog juga menemukan perkakas batu, yang jauh lebih tua. Ini mengindikasikan spesies serupa-manusia telah hidup di Flores sekitar satu juta tahun lalu. Salah satu teori menyebut, spesies seukuran “manusia-normal” ’ itu adalah Homo erectus, yang hidup di Pulau Jawa, sekitar 500 km di barat Flores. [Bersambung]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here