Pasar Baru akan Dipasangi Sistem Perparkiran Progresif

Jia Xiang –  Sistem perparkiran di Pasar Baru Jakara Pusat akan menggunakan sistem progresif (parkir berkelanjutan) dimana setiap mobil yang parkir akan dihitung per jam. Sebelumnya sisitem perparkirandi Pasar Baru masih menggunakan sisitem sekali bayar.

Hal itu dinyatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat rapat dengan Kepala Dinas Perhubungan (DISHUB), Udar Pristono dan kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) perparkiran, Enrico Vermy, Jumat, (20/2/13). Agenda rapat tersebut adalah tentang kelanjutan penataan parkir di Pasar Baru.

“Pak gubernur ingin kawasan pasar dan lokasi tujuan wisata dibenahi. Salah satunya dengan membenahi sisitem perparkiran di kawasan tujuan wisata seperti Pasar Baru,” ujar Ahok.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (DISHUB) DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan kepada Jia Xiang Hometown, tujuan penataan itu untuk menciptakan kepastian pengguna jasa parkir di Pasar Baru. Bagi pejalan kaki tidak perlu khawatir  karena tidak ada pungutan untuk mereka.

Di situ akan disediakan kartu khusus bagi warga yang tinggal di kawasan itu,” tambah Udar Pristono kepada Jia Xiang Hometown.

Sedangkan Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) perparkiran, Enrico Vermy mengemukakan,
untuk tarif parkirnya, akan dikenakan biaya per jamnya sebesar Rp4.000 untuk mobil dan Rp3.000 untuk sepeda motor.
Target penataan parkir  itu membutuhkan waktu sekitar satu bulan karena harus melakukan penataan bagi pedagang kaki lima (PKL). Selain itu juga akan dipasang conblock untuk pejalan kaki.  Proses penataan PKL di Pasar Baru juag akan melibatkan warga sekitar yang selama ini menjadi pengelola parkir di kawasan itu dan biaya pemasangan conblock untuk pejalan kaki akan dibiayai oleh Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO). [Hen/W1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here