Pasar Cina Makin Terbuka, Perdagangan Saham Shenzhen-Hong Kong Beroeprasi

(Foto: JX/vibiznews.com)

HONG KONG, JIA XIANG –  Perdagangan saham bersama atau terhubung Kota Shenzhen dan Hong Kong akhirnya diluncurkan pada Senin (5/12/16). Langkah ini semakin membuka pintu, sekaligus memanjakan pasar saham di Cina daratan. Namun dengan melambatnya ekonomi Cina, lemahnya Yuan, dan harapan nilai tukar mata uang dollar AS  naik membuat para analis berharap para pelaku pasar tetap waspada.

Hubungan  Shenzhen dan Hong Kong ini, mirip langkah yang pernah dilakukan sebelumnya yaitu antara Hong Kong dengan Shanghai dua tahun lalu. Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya terakhir Beijing untuk membuktikan kepada para investor global bahwa pasar modal Cina terbuka secara bertahap.

Pemerintah Hong Kong  memuji  perdagangan  saham terhubung  itu, dan sekaligus  memacu kota itu sebagai pusat keuangan yang akan  memantapkan perannya dalam membantu menginternasionalisasikan mata uang  yuan.

Bekas koloni Inggris itu sekarang menjadi wilayah administratif khusus di bawah pemerintah Cina,  tetapi tetap sangat terhubung ke sistem keuangan global, tidak seperti pasar tertutup yang dipraktekkan Cina daratan.  Namun para ahli tetap waspada.

Menurut Francis Lun, dari GEO Sekuritas,  pihaknya berharap peluncuran perdagangan terhubung ini menjadi anti klimaks,  dari  dampak kehancuran pasar Cina daratan  tahun lalu – yang menyebar secara global.

Peresmian perdagangan terbuhubung ini seharusnya pada akhir 2015.  Namun kondisi ekonomi Cina masih diliputi kekhawatiran  yang diperburuk baru-baru ini oleh larinya modal akibat dari melemahnya mata uang  yuan.

“Masalah sekarang yang dihadapi Cina  adalah ada mengecilnya  likuiditas dalam sistem perbankan mereka,”  kata Lun kepada AFP. “Bila Anda memiliki kekurangan likuiditas, sulit untuk mencari uang untuk membeli saham.”

Lun memperkirakan,  banyak lembaga akan membeli saham-saham  blue chips untuk investasi jangka panjang. Tetapi dia memperingatkan harga saham Shenzhen akan tinggi.

Shenzhen adalah bursa saham terbesar kedua di Cina, di bawah Shanghai.  Bursa itu terbesar ke delapan di dunia, dengan kapitalisasi pasar  3,3 triliun dollar AS pada September 2016 lalu.

Dengan diluncurkannya perdagangan terhubung Shenzhen itu, akan memungkinkan orang asing membeli saham lebih dari 800 perusahaan Cina untuk pertama kalinya.

Sementara perdagangan terhubung Shanghai-Hong Kong yang diluncurkan pada Novermber 2014, membuka pintu bagi pihak asing untuk mendapat akses ke berbagai perusahaan Cina tanpa kuota di mana saja. Selain itu, orang-orang di Cina daratan dapat berdagangan di Hong Kong. [JX/SCMP/CNA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here