PBB Bahas Ancaman Bakteri Kebal Obat

Sidang Majelis Umum PBB (Foto: JX/VOA)

NEW YORK, JIA XIANG – Dalam sejarah sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hanya ada tiga penyakit yang pernah diangkat pembahasannya, yaitu: HIV, Ebola, dan penyakit kronis seperti diabetes dan obesitas.

Komitmen negara-negara ini meliputi aksi global yang mendukung grup koordinasi pemberantasan resistansi antimikrobial.

Selain komitmen internasional untuk bekerja sama dalam mendorong inovasi dan penelitian lebih lanjut, negara-negara berkembang juga berjanji untuk meningkatkan kemampuan diagnosis tenaga kesehatan dan menginformasi masyarakat lebih menyeluruh tentang penyalahgunaan antibiotik, serta inisiatif lokal untuk menanggulangi penyalahgunaan antibiotik.

Ada tiga penyebab terjadinya resistensi antimikroba adalah mutasi genetik bakteri untuk bertahan hidup. Evolusi ini terjadi karena penyalagunaan antibiotik berlebihan oleh manusia, penggunaan antibiotik pada hewan ternak yang dikonsumsi manusia, dan pertahanan alami yang dibentuk oleh organisme sendiri.

Sejak ditemukannya penisilin pada tahun 1928 oleh Alexander Flemming dan beberapa ilmuwan telah memperingatkan akan bahaya bakteri super yang resisten terhadap antibiotik. Seabad kemudian, bakteri super menewaskan 700 ribu orang per tahun.

Data Komite Pengendalian Resistensi Antimikobra tahun 2000 menunjukkan, 70 persen penggunaan antibiotik yang diresepkan dokter tidak sesuai. Pada penelitian lanjutan tahun 2009 yang dilakukan terhadap 20 rumah sakit besar, pengendalian resistensi antimikroba juga belum memuaskan.

Selain komitmen kerja sama internasional, negara-negara ini juga berjanji untuk lebih ketat meregulasi perusahaan farmasi yang menjual antibiotik, termasuk pengaturan pemasaran antibiotik dan pemberian resep antibiotik berdasarkan insentif ekonomi dari industri farmasi. [JX/VOA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here