Peduli PKL, Ahok Hendak Bangun Jembatan Penyeberangan Multifungsi

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama akan mendorong pedagang kaki lima (PKL) yang menjamur di trotoar dan jembatan penyebrangan menjadi legal. Pasalnya, PKL akan terus ada di tempat-tempat yang ramai dilalui oleh masyarakat.

Menurut dia, jembatan penyebrangan orang (JPO) akan diubah penyebutannya menjadi jembatan penyebrangan multifungsi (JPM). Alasannya karena selain untuk penyebrangan orang, jembatan itu akan menjadi tempat berjualan PKL yang legal alias terdata.

“Kita nanti akan satu paket, PKL juga akan kita dorong ekonominya. Kita mau JPO diganti jadi JPM, karena harus multifungsi,” kata Ahok, sapaan karib Basuki, diacara Launching Project LRT Jakarta, Veledrome, dan Equestrian, di Graha KNPI Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (22/6/16).

Ahok juga memiliki alasan trotoar di Jakarta harus segera dibenahi. Karena trotoar itu harusnya menjadi fasilitas untuk pejalan kaki tetapi penuh oleh PKL yang tidak teratur.

“Harus segera dibenahi karena trotoar Jakarta paling kacau, ketemu orang asing, pasti bilang trotoarnya jelek,” sindir Ahok.

Diketahui, saat ini Ahok giat mencari pengusaha yang akan meminta izin. Karena dari izin tersebut pasti memiliki nilai yang bisa dicairkan untuk melakukan pembangunan.

Adapun rencana dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meminta pengusaha yang meminta izin untuk membangun trotoar. “Pengusaha yang minta izin, kita minta wajib bikin trotoar deh, sekaligus lubang ducting juga,” pungkas Ahok.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here