Pelaku Serangan di Kawasan Westminster Miliki Catatan Kriminal

Polisi London memeriksa lokasi kejadian serangan. (Foto: JX/Ist)

LONDON, JIA XIANG – Polisi London telah mengidentifikasi tersangka penyerangan dekat gedung Parlemen Inggris, Rabu (22/3/17), sebagai Khalid Masood. Sejauh ini juga polisi telah menangkap tujuh orang yang dicurigai terkait aksi teror di kawasan Westminster London itu.

Masood, laki-laki kelahiran Inggris berusia 52 tahun, merupakan sosok yang dikenal polisi. Dia pernah terbukti bersalah melakukan beberapa aksi kriminal sebelumnya, termasuk pemilikan senjata. Dia terakhir kali terbukti bersalah tahun 2003 karena memiliki sebuah pisau. Namun Masood  belum pernah dituduh melakukan aksi teroris.

Sebelumnya, Perdana Menteri Theresa May, dalam pernyataannya di parlemen mengenai serangan itu, mengatakan, pelaku pernah diselidiki oleh badan intelijen Inggris MI-5 “terkait dengan keprihatinan mengenai ekstremisme dengan kekerasan.”

Tetapi May mengatakan,  lelaki itu bukan bagian dari apa yang disebutnya “masalah intelijen sekarang ini.”  May juga menyatakan tidak ada data intelijen sebelumnya mengenai rencana atau motif serangan itu. ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan yang menewaskan tiga orang dan berakhir setelah polisi menembak mati penyerang.

Sebuah pernyataan yang di-posting di kantor berita ISIS menyebutkan penyerang adalah “tentara ISIS.” Tetapi ISIS tidak mengindikasikan bantuannya dalam merencanakan atau melaksanakan serangan itu.

Kelompok teror itu hanya menyatakan bahwa pelaku serangan itu telah menanggapi seruan ISIS untuk menyerang warga sipil dan militer di negara-negara yang bersekutu dengan koalisi pimpinan Amerika dalam memerangi ISIS. [JX/VOA/BBC/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here