Pemerintah China Terapkan Audit Ketat

Beijing, Jia Xiang – Badan pemeriksa Keuangan (BPK) harus banyak belajar dari China, karena Kantor Audit Nasional (NAO) China akan memberlakukan audit ketat di beberapa bidang strategis untuk mengoptimalkan tindakan keras terhadap korupsi.

“Audit memainkan peran penting dalam pengawasan, dan badan audit di berbagai tingkatan harus tajam-terlihat dalam mendeteksi masalah penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi,” seperti diungkapkan Kantor Audit Nasional (NAO) China seperti dilansir kantor berita Xinhuanet, Kamis (6/2/14).

Audit akan difokuskan pada lima bidang, termasuk pengelolaan fiskal dana, proyek konstruksi publik, perpanjangan pinjaman bank, transfer tanah dan pengelolaan aset negara. Auditor nasional melihat lebih dari 1.400 tanda-tanda kemungkinan tindakan korupsi dalam 11 bulan pertama ditahun 2013 dan mengalihkan kasus ke pengadilan dengan penyelidikan lebih lanjut.

Sejumlah langkah pemberantasan korupsi tak hentinya dilakukan pemerintah China. Baru-baru ini, nama-nama dan gambar pejabat negara yang korup dipajang dalam sebuah pameran di Beijing. Warganya juga dididik agar membenci koruptor melalui game online, dimana para pejabat yang korup boleh dibunuh dengan senjata, ilmu hitam, atau disiksa.

Saat ini China menerapkan tiga langkah untuk memberantas korupsi, yaitu memperbaiki sistem birokrasi, meningkatkan penyidikan terhadap pegawai negeri, dan mengawasi kekuasaan. Pengawasan ditingkat administrasi pemerintahan dilakukan oleh Kementrian Pengawasan, sedangkan pengawasan internal di tubuh partai dijalankan oleh Direktorat Disiplin. [Sop/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here