Pemerintah Cina Haruskan LSM Asing Daftarkan Diri

Para pengelola LSM asing mendaftarkan diri. (Foto: JX/globaltimes)

BEIJING, JIA XIANG – Cina mulai memberlakukan aturan baru bagi berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asing di negara itu,  yaitu mulai awal tahun ini mereka harus mendaftarkan diri ke pemerintah negara itu.

Di Provinsi Guangdong ada 25 LSM asing yang mendaftarkan diri di biro keamanan publik setempat, di hari pertama tahun 2017 ini, demikian dilaporkan Yangcheng Evening News.

Menurut Manajer Komunikasi untuk International Fund for Animal Welfare (IFAW), He Yong, kepada Globaltimes, mereka sudah mendaftarkan diri hari Selasa, tetapi tidak diketahui berapa lama proses itu berlangsung, sehingga mereka resmi terdaftar di Cina.

Kongres Nasional Rakyat Cina, menyetujui  UU Manajemen LSM Asing pada 28 April tahun lalu. UU itu bertujuan mengatur kegiatan-kegiatan LSM yang berkantor pusat di luar Cina daratan.

UU itu mengharuskan seluruh LSM asing mendaftar di dua instansi yaitu departemen kepolisian dan lembaga pemerintah yang telah ditunjuk, sebelum mereka beroperasi secara legal di Cina.

Karena itu, pada 28 November 2016,  Kementerian Keamanan Publik mengeluarkan buku petunjuk pendaftaran, termasuk instansi pemerintah yang ditunjuk untuk mengawasi LSM tersebut.

Dalam pendaftaran itu LSM asing diharuskan juga melampirkan berbagai dokumen, termasuk data lembaga itu dan pernyataan bahwa pengelola LSM itu tidak memiliki catatan kriminal, dan menyebutkan sumber dana LSM tersebut.  Di samping itu LSM juga harus menyebutkan wilayah dan kegiatan yang dilakukan di Cina. [JX/Globaltimes/Eka]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here