Pemerintah Tiongkok Akan Tegas Tindak

Menteri Lingkungan Tiongkok, Chen Jining.

BEIJING, JIA XIANG – Menteri Lingkungan Tiongkok menegaskan, beberapa instansi pemerintah daerah dan provinsi tidak berbuat banyak untuk melaksanakan dan menegakkan peraturan soal lingkungan.Bahkan, tegas Menteri Lingkungan Chen Jining, dalam beberapa kasus instansi pemerintah dan provinsi ini justru melindungi industri yang menimbulkan polusi besar.
Komentar Chen Jining itu diungkapkan dalam konferensi pers di sela-sela pertemuan politik tingkat tinggi yang sedang berlangsung di Beijing Jumat (11/3/16) adalah peringatan kepada pemerintah daerah bahwa upaya Tiongkok semakin gigih menindak tegas penghasil polusi dan upaya ini akan diperluas hingga pada para pejabat yang mengabaikan tugas mereka.
“Ini adalah sinyal bagi para pengambil keputusan di tingkat lokal dan provinsi bahwa pemerintah pusat sangat peduli tentang pelaksanaan UU perlindungan lingkungan, dan bahwa mereka akan diminta bertanggung jawab,” kata Changhua Wu, Direktur Kelompok Iklim Tiongkok.

Kurangi Produksi
Sementara itu, Beijing sempat mengeluarkan peringatan merah pertama akibat polusi pada 7 Desember 2015. Kemudian peringatan kedua pada Senin (21/12/15). Sementara peringatan itu dijadwalkan dicabut di beberapa kota hari Kamis (10/3/16), namun polusi masih berlangsung di kota-kota itu.
Sebanyak 10 kota di Tiongkok, Kamis dalam siaga merah akibat polusi udara, sementara pemerintah terus mengalami gelombang kualitas udara yang sangat buruk, sehingga Beijing memerintahkan awal pekan ini agar pabrik-pabrik mengurangi produksi, sekolah-sekolah ditutup, dan arus lalu lintas dikurangi secara drastis.
Hari Kamis, kantor berita Associated Press melaporkan, Provinsi Shandong telah mengeluarkan peringatan untuk empat kota setelah memperingatkan kota-kota itu bahwa polusi ekstrim akan melebihi tingkat aman selama lebih dari 24 jam. Biro perlindungan lingkungan Shandong memerintahkan penutupan sekolah dan penghentian pembangunan jalan dan bangunan. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here