Peminat Ujian Tes Bahasa Mandarin Meningkat

Anak-anak menjadi peserta ujian bahasa Mandarin di Yogyakarta. (Foto: Hendro Wibowo)

YOGYAKARTA, JIA XIANG – Sebanyak 144 peserta dari berbagai kota mengikuti Chinese Test International di Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta pada tanggal 19-20 Maret 2016 lalu.

Menurut Sekretaris Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa (BKPBT) DIY, Nicodemus Sanny, “Ujian CTI di Indonesia satu tahun dilaksanakan 2 kali di berbagai kota.  Salah satunya adalah Yogyakarta.”

Di Yogyakarta, Chinese Test International kali ini diselenggarakan selama 2 hari, yaitu pada tanggal 19 dan 20 Maret 2016. CTI kali ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu : Youth Chinese Test (YCT) dan Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK). YCT adalah test untuk anak SD – SMP. Ada 4 level dalam YCT dan diujikan pada tanggal 19 Maret 2016. Sedangkan untuk HSK adalah tes untuk umum. Ada 6 level yang diujikan dan tesnya dilaksanakan pada 20 Maret 2016. “Bagi yang ingin melanjutkan kuliah di Tiongkok, minimal harus lolos tes level 4,” katanya.

Penyelenggara Chinese Test International (CTI) 2016 kali ini (baik YCT maupun HSK) adalah Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa (BKPBT) DIY. Pengujinya adalah para dosen dari Sekolah Vokasi UGM Prodi bahasa Mandarin, sedangkan pengawasnya adalah mahasiswa asal Singkawang yang sedang berkuliah di New Era College Malaysia jurusan Pengajaran Bahasa Mandarin bagi penutur asing.

“Saat ini mereka sedang kuliah kerja praktik di Yogyakarta. Total jumlah peserta yang mengikuti CTI ada 144 peserta,yang terbagi atas 84 peserta mengikuti test YCT dan 60 peserta mengikuti tes HSK. Sebagian besar peserta YCT berasal dari Magelang. Sedangkan peserta HSK umumnya didominasi mahasiswa UGM, UMY dan UII,” kata Sanny.

Di Indonesia, Chinese Test International ini sudah dimulai sejak tahun 2000. Namun di Jogja baru dilakukan sejak tahun 2013. Setahun dilakukan 2 kali. Jadi ini adalah penyelenggaraan yang ke 7. Untuk DIY sendiri, jumlah pesertanya terus meningkat.”Dulu, pada awal-awalnya, peserta CTI tidak sampai 100 orang. Namun sekarang rata-rata di atas 100 peserta. Untuk seluruh Indonesia sudah mencapai 6000 peserta.

Yang diujikan dalam YCT adalah menyimak dan membaca. Sedangkan dalam HSK ditambah dengan menulis. Nah, bagi yang tertarik ingin mengikuti ujian CTI ini, caranya cukup mudah. Sebab CTI ini diselenggarakan di lebih dari 7 kota. Prosedur mendaftar CTI adalah mengisi formulir via email lalu mengirim foto.dan uang pendaftaran. Seminggu sebelum ujian, bisa mengambil kartu ujian di sekretariat. Menurut Sanny, kriteria kelulusan adalah rata-rata dengan nilai 60%. Di DIY sendiri, tingkat kelulusan CTI tahun lalu adalah 90%.[JX/HW/W5]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here