Pemprov DKI Akan Tambah Jumlah Rumah Sakit

Rusun (Foto: JX/Dok)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, mengubah tipe Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) menjadi rumah sakit lebih sulit daripada membangun langsung rumah sakit.

Karena itu, ujar gubernur DKI, tahun anggaran ini  Pemerintah Provinsi DKI tidak merencanakan mengubah Puskesmas menjadi  rumah sakit, tetapi akan menambah jumlah rumah sakit.

Ahok, sapaan karib Basuki, menambahkan, lebih memilih mencari tanah berukuran luas untuk membangun rumah sakit tipe D.  Alasannya, luas Puskesmas tidak memungkinkan untuk beroperasi seperti rumah sakit.

“Karena kita menemukan lebih repot. Kalau yang tidak besar sekali, tidak bisa. Makanya kita langsung cari tanah. Baru bangun langsung rumah sakit tipe D,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/10/16).

Dia juga menegaskan, Pemprov DKI akan menambah jumlah rumah sakit. “Nambah, jadi bukan menaikkan status dari Puskesmas lagi. Ingin tambah 18 atau berapa itu,” lanjut dia.

Menurut Ahok, bangunan kompleks rumah sakit di DKI nantinya akan memiliki rumah susun, sehingga, bangunan rumah sakit berada di bawah rumah susun tersebut.  “Nanti langsung bangun rumah sakit. Termasuk kompleks rusun besar. Kami langsung, bawahnya bangun rumah sakit tipe D,” ujar gubernur DKI Jakarta. [JX/Cka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here