Pemprov DKI Pertimbangkan Beli Sekolah Swasta

Salah satu sekolah swasta di Jakarta. (Foto: JX/beritajakarta.com)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan mempertimbangkan untuk membeli sekolah swasta jika memang sekolah tersebut ingin dijual kepada Pemerintah Provinsi DKI. Di sisi lain, gubernur mengaku bahwa DKI saat ini sudah cukup banyak memiliki sekolah yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).Namun sejauh ini, menurut Ahok, sapaan karib Basuki, upaya membeli itu bergantung dari bentuk sekolah swasta apa yang bisa dibeli oleh Pemprov DKI. “Tergantung, kita sebetulnya sudah buat satu program kalau memang sekolah swasta mau jual ke kami (Pemprov), kita bisa beli,” ujar Ahok kepada Jia Xiang di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/4/16).
Diakui olehnya, selama dirinya menjabat sebagai pimpinan di Pemprov DKI, urusan sekolah tidak ada masalah kekurangan. Dia merasa bila jumlah sekolah negeri tersebut bertambah, itu juga akan berpengaruh dengan APBD DKI. “Nah sejauh ini sekolah masih oke, kalau kita mau tambah juga sudah beban terlalu banyak,” ungkap dia.
Menurut Ahok, fokus Pemprov DKI saat ini adalah kesejahteraan siswa. Anak-anak yang menjadi pelajar dan memiliki Kartu Jakarta Pintar menjadi prioritas utama. Sementara, alasan tidak ingin menambah terlalu banyak sekolah negeri, diakuinya karena Pemprov tetap memberikan bantuan kepada siswa pemegang KJP yang bersekolah di swasta.
“Yang penting, anak-anak sekolah kita kasih KJP saja. Jadi bisa bebas sekolah di swasta juga,” lanjut dia.
Ahok merasa khawatir kalau terlalu banyak membangun sekolah negeri di DKI, Sekolah swasta akan banyak yang gulung tikar. “Kalau kita bangun terlalu banyak (sekolah negeri) khawatir swasta akan collapse,” ungkap dia.
Berdasarkan data yang terdapat di situs www.datadikdki.net dalam rekapitulasi data sekolah tahun 2016 tercatat Pemprov DKI memiliki 2.200 sekolah negeri. Sekolah-sekolah itu terdiri dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) sebanyak 22 sekolah, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 1.666, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 324, Sekolah Menengah Atas (SMA) 117, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 63, dan Pendidikan Luar Biasa (PLB) 8.
Lalu untuk Rekapitulasi Data Sekolah Swasta Tahun 2016 adalah sebagai berikut; TK sebanyak 2.056, SD 912 sekolah, SMP 800 sekolah, SMA 375 sekolah, dan SMK 546 sekolah, serta PLB 81 sekolah. Jadi, hingga tahun 2016, DKI memiliki sebanyak 4.770 sekolah swasta. [JX/Cka/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here