Pencakokan Organ Manusia di Tiongkok Lebih dari 10.000 per Tahun

BEIJING, JIA XIANG – Sebuah laporan yang diterbitkan pada Rabu (22/6/16) memuat fakta tentang masih adanya pengambilan organ manusia, terutama mereka yang menjadi praktisi Falun Gong.Sebuah temuan baru di laporan itu menyebutkan bahwa jumlah operasi pencangkokan organ tahunan di Tiongkok jauh melampaui perkiraan resmi pemerintah, yaitu 10.000.
Sebenarnya tahun 2006, pengacara hak asasi manusia dari Kanada, David Matas dan mantan menteri luar negeri Kanada urusan Asia Pasifik, David Kilgour, memulai penyelidikan mengenai tuduhan bahwa pemerintah Tiongkok terlibat dalam memanen organ tubuh para praktisi kelompok spiritual terlarang Falun Gong.

David Matas. (Foto: JX/sbs.com.su)
David Matas. (Foto: JX/sbs.com.su)

Temuan mereka diterbitkan dalam, Bloody Harvest atau Panen Berdarah: Laporan Dugaan Pengambilan Organ Praktisi Falun Gong di Tiongkok.
Laporan itu menarik perhatian internasional. Dalam laporan itu menyebutkan, pengambilan organ tidak hanya meningkat secara tajam, tetapi juga diambil dari orang-orang yang ditahan karena keyakinan mereka, termasuk praktisi Falun Gong tetap menjadi sasaran utama.
“Kami menyelidiki rumah sakit yang melakukan pencangkokan melalui laman, publikasi, surat edaran dan kalender mereka, serta dari banyaknya pasien dan sebagainya, dan berbagai indikator dari tiap RS,” kata Matas kepada VOA. “Ada sekitar 900 rumah sakit yang melakukan pencangkokan. Kami tidak memberi angka khusus tetapi kami bisa mengatakan, jumlah itu jauh lebih besar dari 10.000 setahun, minimal 60.000 dan mungkin lebih dari itu.”
Sementara itu, mantan Menteri Kesehatan Tiongkok, Huang Jiefu pernah menyatakan, sebelum tahun 2014, tahanan yang dihukum mati adalah sumber utama organ yang dipanen. Namun, Tiongkok hanya menghukum mati beberapa ribu tahanan setiap tahun, sehingga tidak jelas dari mana sisa-sisa organ-organ diperoleh. Matas dan Kilgour menyimpulkan bahwa tahanan Falun Gong adalah sumber utama pasokan organ itu. [JX/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here