Penderita HIV, Usia Harapan Hidup Pendek Bila Sering Merokok

(Foto: JX/Ist)

WASHINGTON, JIA XIANG  – Sebuah hasil studi di Amerika Serikat memperlihatkan hasil bahwa orang yang hidup dengan HIV, namun masih terus merokok, maka usianya akan lebih pendek dibanding mereka yang sudah mengidap  virus AIDS.

“Seseorang dengan HIV yang secara konsisten mengambil obat anti-HIV tapi tetap merokok,  jauh lebih mungkin untuk meninggal dari penyakit yang berhubungan dengan merokok daripada seorang penderita HIV,” kata Krishna Reddy dari Massachusetts General Hospital dan Harvard Medical School menjelaskan hasil studi yang dilakukannya.

Meluasnya penggunaan obat antivirus saat ini memungkinkan orang dengan HIV hidup lebih lama, tapi bila mereka masih terus merokok, maka  mereka berisiko tinggi untuk terkena penyakit jantung, kanker, penyakit paru-paru serius, dan infeksi lainnya, tulis Reddy, dalam Journal of Infectious Diseases.

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan simulasi komputer dari penyakit dan pengobatan HIV untuk memproyeksikan harapan hidup  penderita HIV berdasarkan status merokok mereka.

Untuk orang dengan HIV yang mematuhi baik untuk obat-obatan HIV, studi ini membuktikan bahwa justru merokok mengurangi harapan hidup lebih dari delapan tahun, sekitar dua kali lebih cepat  dari dampak HIV itu sendiri.

Bagi pasien berusia 40 tahun yang menerima perawatan HIV,  tapi masih terus merokok, maka sebenarnya rokok itu justru memperpendek hingga enam tahun usia harapan hidup. Tetapi bila  dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok,  hasilnya akan berbeda.

“Sudah diketahui bahwa merokok adalah buruk bagi kesehatan, tapi kami sudah menunjukkan dalam penelitian ini betapa buruknya merokok,” kata Reddy.
Karena itu, bagi mereka yang perokok,  ketika menjalani pengobatan HIV, maka sebaiknya berhenti merokok, terutama di usia muda.  [JX/Xinhua/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here