Peneliti Australia Kembangkan Pengobatan Kanker Payudara

JAKARTA, JIA XIANG – Para ilmuwan Australia menyatakan bahwa mereka telah mengembangkan pengobatan yang mampu menghentikan pertumbuhan tumor kanker payudara yang agresif.

Periset dari Walter dan Eliza Hall Institute (WEHI) di Melbourne optimistis bahwa temuan mereka akan menawarkan harapan kepada pasien yang membawa gen BRCA1, pemicu kanker payudara tiga tingkat negatif.

Kanker payudara tiga tingkat negatif adalah bentuk kanker yang tidak memiliki tiga reseptor yang ditemukan pada kebanyakan kanker, sehingga kebanyakan obat  tidak efektif  melawan tumor.

Daniel Gray, ketua tim peneliti, mengatakan bahwa pemberian dua obat imunoterapi – anti-PD1 dan anti-CTLA4 – serta kemoterapi standar menghentikan pertumbuhan tumor agresif.

Obat imunoterapi memberikan dorongan pada sistem kekebalan tubuh, yang biasanya telah ditutup oleh kanker, secara efektif menghentikan pertumbuhan sementara kemoterapi terus berupaya mengecilkan tumor.

“Kombinasi kedua obat dan kemoterapi benar-benar menahan pertumbuhan tumor,” kata Gray kepada media Australia, Jumat (10/6/17). Lebih lanjut katanya, “Ini adalah paradigma pengobatan baru dan kami sangat senang dengan hasil ini.”

Metode tersebut terbukti berhasil dalam mengobati melanoma dan kanker paru-paru di masa lalu namun tidak pernah menunjukkan tanda-tanda perlambatan perkembangan kanker payudara.

“Harapan kami adalah kita dapat menggabungkan dua jenis imunoterapi dengan kemoterapi untuk mengobati kanker payudara secara lebih efektif bagi wanita yang memiliki gen BRCA1,” jelas Geoff Lindeman, seorang peneliti dari Peter MacCallum Research Center yang ikut di tim penelitian tersebut.Hasilnya, menurut dia, cukup menjanjikan.[JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here