Penertiban Kawasan Bukit Duri Tunggu Rusun Rawa Bebek

Sungai Ciliwung yang membelah kota Jakarta terus dinormalisasi. Bangunan di bantaran sungai segera dibongkar. (Foto: JX/W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menegaskan Pemerintah Provinsi DKI tetap menertibkan kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan. Tapi penertiban itu tetap harus menunggu Rumah Susun (Rusun) Rawa Bebek siap huni.

“Bukit Duri, kalau (rusun) Rawa Bebek siap ya. Ini kan sesuai peraturan, saya kan melaksanakan saja, untuk (normalisasi sungai) ini kan tugas pusat,” kata Ahok, sapaan karib Basuki, di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/8/16).

Ia menjelaskan, mengatasi banjir di kawasan Ciliwung tidak akan bisa selesai tanpa normalisasi. Sehingga untuk mencegah hal itu terjadi memang harus membongkar bangunan yang berada di atas aliran sungai.

“Nah, terus yang kita normalisasi ini yang kita bongkar siapa? orang yang dulu di sebagian daerah aliran Sungai Ciliwung sebetulnya,” jelas Ahok.

Menurut dia, ada bagian-bagian di Bukit Duri yang tidak akan terdampak penertiban. Ia memberikan contoh Kampung Pulo yang sudah terlebih dahulu ditertibkan, hanya sebagian yang memang berbatasan langsung dengan Sungai Ciliwung.

“Kampung Pulo saya bongkar semua nggak? Masih bagus tuh Kampung Pulo. Yang saya bongkar kan yang di dalam sungai sama di (jalur) inspeksi,” papar Ahok.

Ditegaskan kembali oleh Ahok, banyak pihak yang salah mengartikan penertiban Sungai Ciliwung. “Memang dari dulu kan, tanah itu diduduki. Nah, tapi kan seolah-olah mau dibongkar semua, nggak, bukan itu,” pungkas Ahok.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here