Pengerukan Sungai Tetap Jadi Prioritas

Jia Xiang – Upaya pemerintah DKI Jakarta untuk membersihkan  sampah di sungai-sungai tetap dilakukan. Bahkan membersihkan  sampah yang masih berserakan di mana-mana pasca banjir hari Kamis (17/1/13) terus dilakukan Dinas Kebersihan DKI.

Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan hal itu kepada wartawan, hari Senin (4/2/13) di Jakarta. Menurut dia, tidak ada perubahan  pada prioritas penanganan masalah banjir di Jakarta.

Menurut dia,  khusus untuk mengeruk kali, akan diturunkan alat – alat berat seperti eskavator di sekitar sungai. Selain itu  di gang -gang yang sempit juga akan disedot dengan alat penyedot. “Nanti dibagikan vacum kepada kelurahan dan suku dinas untuk membersihkan got kecil kita. Dan alat ini    tinggal menyedot saja,” ujar.

Sedangkan untuk penanganan banjir di seputar waduk, wakil gubernur menambahkan, akan memanggil pihak Ancol terkait rencana pembuatan pulau yang  akan dilakukan oleh  pihak Ancol.

Dia mengatakan,  akan memberikan izin jika ancol mau menerima syarat tentang reklamasi tanah, waduk dan pembebasannya, dan temasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
“Jadi kita hitung, kalau dengan bangun pulau, dia untung Rp 10 juta dikali  6,5 hektar kan sudah 6,5 triliun, masa kasih kita 1 triliun tidak mau,” tambah Wakil Gubernur.

Untuk masalah ini, rencananya akan diadakan rapat dengan pihak BUMN, dan PT Brantas Abipraya, dan dengan pihak PT Jaya Ancol. Wakil Gubernur mengatakan, pada prinsipnya Jokowi sebagai gubernur setuju untuk gagasan tersebut. Artinya   banyak proyek yang dapat direalisasi tanpa menghabiskan APBD. “APBD jadi bisa kita pake utk yg lebih berguna,” tegas Wakil Gubernur DKI Jakarta.[Hen/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here