Penyelenggara GIIAS 2017 Gelar Kunjungan Kampus di Jakarta dan Sekitarnya

Pengunjungi padati ruang pameran di GIIAS. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Penyelenggara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 akan menggelar kunjungan ke kampus-kampus di kawasan Jakarta dan sekitarnya untuk mempromosikan rencana pameran otomotif pada tanggal 10 hingga 20 Agustus mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.

Menurut Ketua Penyelenggara GIIAS 2017 Rizwan Alamsjah, menjalin kedekatan antara industri otomotif dengan generasi muda dianggapnya penting sebagai salah satu cara mempersiapkan masa depan industri otomtotif Indonesia. Maka, untuk pertama kalinya diselenggarakan sebuah kegiatan edukatif yang ditujukan untuk mahasiswa melalui acara GIIAS Goes To Campus (GGTC).

“Sudah menjadi komitmen Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) untuk menghadirkan sebuah gelaran otomotif yang dapat memberikan manfaat sekaligus mengedukasi masyarakat terhadap industri otomotif Indonesia. Kegiatan GGTC merupakan upaya bersama antara Gaikindo dan Seven Events untuk memberikan informasi lebih detail tentang perhelatan GIIAS 2017 sekaligus lebih mendekatkan diri kepada generasi muda lewat berbagai programnya,” jelas Rizwan.

Dia pun mengamati generasi masa kini mulai mengoptimalkan fungsi dari media sosial. Selain untuk bersosialisasi, mereka juga memanfaatkan media sosial sebagai media promosi yang efektif dalam menampilkan konten-konten kreatif yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara luas.

Presiden Direktur Seven Events Romi mengatakan, kegiatan GGTC diadakan untuk mendukung perkembangan dunia digital masa kini. Menurut dia, sejak tahun lalu, GIIAS sudah mulai melakukan pendekatan dengan membagikan informasi seputar pameran ini melalui akun media sosial milik GIIAS. Sehingga memudahkan masyarakat luas untuk mengetahui lebih detail tentang gelaran GIIAS hanya dengan mengakses smartphone mereka.

Kegiatan GGTC, lanjutnya,  menyorot hubungan yang lekat antara generasi milenial di Indonesia dalam menggunakan platform media sosial. “Kami menyadari bahwa di era digital seperti ini media sosial tak hanya berperan sebagai platform untuk bersosialisasi, tetapi juga sebagai platform yang menunjukkan sisi kreatif para generasi muda ataupun alat untuk berpromosi. Alasan inilah yang melatar belakangi kami menghadirkan acara GGTC, karena kami yakin kegiatan ini dapat mengakomodasi tingginya minat generasi muda dalam mengoptimalkan platform sosial media mereka,” jelas Romi.

Salah satu mata acara GGTC adalah Talkshow mengenai pemanfaatan akun media sosial dalam strategi promosi event, serta digital communication competition yang terdiri dari tiga kategori yaitu video competition, blog competition dan meme competition. Sejumlah vlogger seperti Jovial da Lopez, Kevin Hendrawan dan Fitra Eri yang sudah tak asing lagi di ranah media sosial tampil di sini.

Talkshow GGTC  akan akan dimulai dari bulan April di Universitas Indonesia (UI). Perwakilan mahasiswa dari Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Gunadarma, Universitas Pancasila, IISIP, dan BSI akan diundang mengikuti diskusi di UI. Kemudian pada bulan Mei, GGTC akan mengunjungi Universitas Prasetiya Mulya BSD, yang turut mengundang perwakilan mahasiswa dari Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Pelita Harapan dan Swiss German University. Sementara digital communication competition akan berlangsung mulai tanggal 20 April – 20 Agustus 2017 dan dapat diikuti oleh publik.

“Melalui kegiatan Talkshow dan kompetisi digital, kami berharap mahasiswa dapat menyerap ide-ide kreatif yang disampaikan oleh para pembicara sekaligus termotivasi untuk mulai mengasah sisi kreatif sekaligus kemampuan mereka dalam memanfaatkan platform media sosial. Sementara pada kegiatan kompetisi digital kami mendorong dan memberikan kebebasan bagi peserta untuk meng-explore dan menghasilkan konten-konten kreatif berupa video, tulisan dan meme dengan tema besar #YukKeGIIAS.” jelas Romi.

Ia mengungkapkan bahwa penggunaan tagar #YukKeGIIAS bertujuan untuk mendorong masyarakat khususnya generasi muda untuk mengunjungi pameran GIIAS 2017, “Kami berharap kompetisi ini tidak hanya memunculkan sisi kreatif dari para peserta saja, tetapi juga sebagai salah satu media informasi dengan pendekatan yang lebih segar, fun dan personal, sehingga dapat menarik kerabat-kerabat mereka untuk semakin penasaran dan tertarik untuk melihat pameran ini secara langsung.”[JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here