Perekonomian Indonesia Makin Menarik di Kawasan Asia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Deutsche Bank Asia Chief Economist Taimur Baig (dua dari kiri), Chief Country Officer Deutsche Bank Indonesia Kunardy Lie, Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM Husen Maulana, Managing Director, Head of Global Transaction Banking Deutsche Bank Indonesia Elwin Karyadi, dalam acara diskusi yang membahas aktivitas positif dalam perekonomian riil Indonesia menciptakan optimisme untuk investasi. (Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Chief Economist Asia Deutsche Bank Taimur Baig menyatakan bahwa Indonesia mulai mengungguli negara-negara seperti India dan Filipina sebagai negara dengan perekonomian yang paling menarik di kawasan Asia. Baig menyatakan bahwa ada peningkatan kepercayaan bahwa ekonomi non-komoditas Indonesia kembali membaik, bangkit dari pelambatan komoditas dan defisit infrastruktur.

“Momentum pertumbuhan sedang membaik dibanding 12 bulan yang lalu. Pada bulan Agustus, impor tahunan non-minyak berubah positif untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, dan produksi meningkat,” ujar Baig di Jakarta, Kamis (4/11/16). “Berdasarkan perkiraan bahwa tingkat inflasi akan tetap di bawah 3-5% dari kisaran target, kami menafsirkan kebijakan bank sentral Indonesia untuk menciptakan ruang gerak, kemungkinan akan disertai dengan satu kali lagi pemotongan tarif bunga dalam siklus ini.”

Dengan suku bunga global yang rendah saat ini menyebabkan hasil produksi (yield) Indonesia menarik bagi pasar global, sehingga memastikan arus masuk para investor ke pasar modal Tanah Air secara berkesinambungan, dan pada akhirnya mendukung rupiah.

“Kementerian Keuangan Indonesia menunjukkan kehati-hatian pada fiskal dan mengejar agenda reformasi makro-struktural yang mengesankan. Ada optimisme terkait potensi untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan pajak dengan kebijakan administrasi pajak, sementara repatriasi dana dalam program amnesti pajak akan melebihi ekspektasi untuk mengisi kesenjangan anggaran,” tambah Baig.

Aktivitas positif dalam perekonomian riil Indonesia menciptakan optimisme untuk investasi. [JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here