Peringati Rapat Ikada, Ahok Sampaikan Figur Kepemimpinan

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: JX/Kartika Sabturina)

JAKARTA, JIA XIANG – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menegaskan harus ada tokoh sentral yang dapat dipercaya oleh masyarakat di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan dalam pidatonya pada upacara peringatan Rapat Ikada di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/16).

Berkaitan dengan peristiwa rapat Ikada, Ahok, sapaan karib Basuki, menegaskan dalam rapat tersebut membuktikan pentingnya tokoh sentral yang dipercaya oleh rakyat Indonesia.

“Harus ada seorang tokoh sentral yang tegas, jujur, berani, bersih, tidak korupsi, bukan cuma retorika. Ngomong dengan santun, agamis, tetapi munafik menghancurkan negara ini,” ujarnya dihadapan Pegawai Negeri Sipil Lingkungan Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, kepercayaan sangat dibutuhkan oleh negara yang ingin maju. Pada saat rapat di Lapangan Ikada, Indonesia mempercayakan negara kepada pemimpinnya, Ir. Soekarno. “Kepercayaan ini adalah unsur yang membuat negara ini maju,” lanjutnya.

“Dulu kita hampir tidak punya wilayah juga, makanan belum jelas, senjata belum dikuasai. Tetapi rakyat percaya kepada Bung Karno,” tegas Ahok.

Tidak hanya itu, Ahok juga sempat mengutip kalimat Lao Tzu, Filsuf asal Tiongkok terkait kepercayaan adalah unsur terpenting dalam berbangsa. Unsur lainnya bisa dibuang kecuali unsur kepercayaan.

“Filsuf kuno Tiongkok mengatakan, ada lima syarat negara maju, yakni unsur pertahanan, wilayah, makanan, rakyat, dan kepercayaan,” pungkas Ahok.[JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here