Pijat Tui Na, Digunakan Sejak 2.500 Tahun Lalu

Pijat Tui Na. (foto: JX/Ist)

BEIJING, JIA XIANG – Tui na adalah bentuk sebuah teknik atau pengobatan tambahan ala Asia, dengan cara memijat. Dan cara ini yang telah lama digunakan di Tiongkok sejak berabad-abad lalu dan merupakan sistem pijat tertua. Seperti banyak cara penyembuhan lainnya, pada Pengobatan Tiongkok, teknik tui na telah dijelaskan dalam buku Classics The Yellow Emperor of Internal Medicine yang ditulis sekitar 2.500 tahun lalu. Secara harafiah pijat ini diterjemahkan dalam bahasa Tiongkok sebagai “dorong dan pegang”. Pijat ini ternyata cara perawatan yang penting dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM).
Tui na berbeda dari jaringan pijat Swedia atau deep tissue massage. Ini adalah dua jenis pijat yang biasa dilakukan di Amerika Serikat. Pertama-tama, selama pijat tui na, Anda tetap mengenakan pakaian yang nyaman bagi diri Anda sendiri, dan duduk di kursi atau berbaring di atas meja pijat. Sementara pemijatnya, dalam menjalankan tugas itu tidak hanya menggunakan jari-jari tangannya, tetapi kaki dan punggung, dan juga siku, serta lutut. Tentunya semua itu dalam berbagai gerakan yang meliputi menekan, meremas dan mengurut.
Sebenarnya ada beberapa kesamaan pijat tui na dan akupresur (menggunakan tekanan sebagai pengganti jarum pada titik-titik akupunktur) yaitu kedua teknik ini memiliki tujuan yang sama yaitu untuk merangsang titik akupuntur selama pijat. Fokus pemijat adalah untuk menekan aliran qi, menyeimbangkan energi dan tentu saja membantu Anda untuk merasa lebih baik.
Biasanya orang menggunakan pijat tui na dengan adanya keluhan di bagian tubuh seperti leher, punggung, nyeri otot, sembelit, PMS (premenstrual syndrome-sindrom yang terjadi pada wanita menjalang datang bulan) dan kondisi lain yang bisa menganggu gerak tubuh.
Sering pijat tui na dilakukan dengan begitu kuat, sehingga Anda mungkin tidak merasa lebih santai dan nyaman seperti ketika mengikuti pijat lainnya. Sudah pasti pijatan yang lebih kuat dan lebih aktif dari para terapis pada tui na daripada pijat lian yang dilakukan di spa, misalnya. Memang pada Mulanya, pasien akan merasa sakit, namun itu tidak berlangsung lama, setelah itu pijatan selanjutnya akan lebih nyaman.
Umumnya pijat tui na di Tiongkok, digunakan sebagai bagian pengobatan di rumah sakit dan memijat atau memperlancar energi tak bergerak di bagian-bagian tubuh, sekaligus menggerakkan otot dan sendi-sendi yang tegang.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalani pijat tui na. Misalnya jika pasien menderita kondisi atau sakit tertentu, disarankan untuk menghindari tui na. Masalah-masalah itu seperti osteoporosis atau kondisi yang melibatkan patah tulang, sebaiknya jangan menggunakan pijat tui na. Juga, jika Anda memiliki penyakit menular, masalah kulit atau luka terbuka, maka jangan sekali-kali mencoba pijat ini. [JX/Theepochtimes/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here