Pilih Pewarna Rambut Sesuai Warna Kulit

Jakarta, Jia Xiang – Mewarnai rambut seakan sudah menjadi gaya hidup wanita. Berbagai produsen berlomba-lomba menciptakan warna rambut terbaru. Lantas, bagaimana memilih pewarna rambut yang sesuai dengan kulit?
Mewarnai rambut seakan sudah menjadi menjadi bagian dari gaya hidup. Tak sedikit wanita yang merasa lebih percaya diri setelah melakukan pewarnaan pada rambutnya. Selain sebagai fashion, pewarna rambut memang bisa untuk menutupi kekurangan. Misalnya, rambut yang beruban sebelum waktunya.
Trend perwarnaan rambut menurut hairdresser Yonky Pitoy terus berkembang sangat pesat. Trend-trend warna terbaru bahkan bisa diluncurkan setiap tengah tahun sekali. Banyaknya warna baru bermunculan tak sedikit membuat wanita bingung memilihnya.
“Makanya sering kita temui wanita malah tidak puas usai rambutnya diwarnai. Karena itu, sebelum mulai mewarnai rambut ada baiknya melakukan konsultasi dulu dengan si penata rambut untuk memberikan saran yang terbaik biar enggak salah pilih,” kata Yonky ketika ditemui beberapa waktu lalu.
Jenis Pewarnaan Rambut
Hal penting juga yang harus diketahui sebelum melakukan pewarnaan rambut adalah jenis-jenis pewarnaan rambut.
1. Pewarna sementara
Pewarna sementara menggunakan bahan pencelup (dyes) sehingga hanya melapisi permukaan rambut saja. Sifat kimia dalam pewarna sementara mudah dibersihkan dengan beberapa kali keramas sehingga tidak terlalu berisiko.
2. Pewarna alami
Pewarna alami kebanyakan terbuat dari tumbuh-tumbuhan, contohnya henna. Pewarna ini juga akan memudar setelah beberapa kali keramas.
3. Pewarna semi-permanen
Pewarna ini memiliki molekul yang sangat kecil sehingga dapat meresap ke dalam inti rambut (korteks) dan kultikula. Namun, tidak sampai mengubah pigmen dan tak mengandung bleach (bahan kelantang atau penerang warna rambut), sehingga cukup aman digunakan.
4. Pewarnaan rambut permanen
Pewarna rambut permanen lebih berisiko karena melalui proses bleaching yang mengubah pigmen rambut. Semakin sering rambut di-bleach, kutikula rambut akan rusak dan membentuk sisik. Untuk mengurangi kerusakan, disarankan jangan sering mengganti warna rambut.
Sesuaikan dengan Warna Kulit
Sebenarnya semua warna cat rambut cocok dikenakan pada warna kulit apapun, tapi yang perlu diperhatikan adalah tingkatan warna yang harus sesuai.
Misalnya bisa dimulai dari tingkatan warna coklat paling gelap, coklat gelap, coklat, coklat terang, pirang gelap, pirang pirang terang, dan pirang sangat terang. Nah, oleh karena itu bila Anda sudah berkonsultasi dengan hairdresser yang tepat, dipastikan Anda bisa tampil sempurna dengan warna rambut yang tepat.
Mungkin anda juga penasaran bagaimana sang hairdresser bisa tahu memilih cat warna rambut yang tepat untuk Anda? Rahasianya ada di pada warna bola mata. Misalnya :
– Bila bola mata cenderung berwarna mate, Anda akan disarankan untuk memilih warna-warna dingin. Misalnya : biru atau abu-abu.
– Bila bola mata Anda terang (bright) maka Anda akan disarankan untuk memilih warna-warna hangat. Misalnya : kuning, orange, dan merah

Berikut pilihan warna-warna cat rambut yang sesuai dengan warna kulit Anda :
 Kulit Putih
Anda yang berkulit putih sebenarnya bisa mengeksplorasi warna-warna sesuka Anda. Bila ingin warna rambut hitam, Anda bisa menambahkan highlight merah, dan violet agar lebih mengkilau.
Sebaliknya, bila ingin menggunakan warna-warna terang, Anda bisa memilih coklat, merah atau orange sekalipun. Warna-warna itu akan membuat Anda makin terlihat cerah dan segar.

 Kuning Langsat
Meski termasuk warna kulit Asia, Anda tetap bisa memilih warna-warna cerah atau pun hitam sekalipun tanpa takut terlihat lebih gelap. Pilihan cat rambut hitam tentunya bisa Anda tambahkan dengan kilauan yang hanya terlihat bila ada sinar, pilihan warnanya bisa merah, biru atau violet. Sedangkan, bila memilih warna terang, Anda bisa menggunakan cat rambut berwarna coklat dengan highlight merah.

 Sawo Matang
Warna kulit yang satu ini terkadang agak kurang bisa bereksplorasi dengan warna cat rambut terang. Tetapi itu dulu. Sekarang, pemilik sawo matang bisa tetap mengikuti trend. Buktinya, wanita berkulit sawo matang bisa cocok dengan cat rambut coklat dengan highlight gold. Begitu pun dengan warna hitam, tetap cocok dengan kulit sawo matang Anda. [JX/Uli/W5]

Tips
Agar Rambut Tak Rusak Usai Perwarnaan
Tidak sedikit wanita takut mewarnai rambut lantaran tak ingin rambutnya rusak. Jangan khawatir, jika setelah diwarnai rambut Anda dirawat dengan baik, akan menghindarkan kerusakan rambut. Berikut tips yang bisa Anda lakukan usai melakukan pewarnaan rambut :
1. Jika rambut Anda diwarnai sekaligus di highlight, hindari mencuci rambut 24 jam setelah pewarnaan. Jangan menggunakan air panas untuk mencuci rambut karena akan lebih membuka kutikula rambut dan mengurangi kelembaban.
2. Pilih shampoo yang secara khusus berfungsi membersihkan rambut tanpa melunturkan warna rambut Anda. Biasanya memang shampoo yang diperuntukan bagi rambut yang diwarnai.
3. Cobalah untuk menggunakan lotion khusus untuk mempertahankan kilau rambut setelah keramas. Cairan ini hampir sama dengan conditioner, tetapi berfungsi untuk melapisi helaian rambut yang telah diwarnai sehingga warna tetap prima dan indah berkilau.
4. Rutin menggunakan conditioner usai shampoo, karena merupakan pelindung/ coating bagi kutikula rambut. Sehingga, menahan pewarnaan supaya tidak luntur.
5. Masker rambut juga sangat penting, karena berfungsi untuk melembabkan rambut anda yang terkena bahan kimia. Gunakan 2 minggu sekali.
6. Pewarnaan rambut sebaiknya dilakukan 3 bulan setelah pewarnaan sebelumnya, karena akar rambut akan kembali terlihat gelap hingga 2-3 cm hingga siap untuk mendapatkan pewarnaan berikutnya. [JX/Uli/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here