Pisang Kapas, Sedap Setelah Menjadi Penganan Olahan

JAKARTA, JIA XIANG – Pisang kapas menurut kebanyakan orang kurang sedap disantap sebagai buah segar, tetapi pas di lidah jika sudah menjadi berbagai makanan olahan. Selebihnya pisang kapas banyak dimanfaatkan untuk kesehatan.

Kesaksian para pencinta buah pisang sebagaimana dilansir di situs-situs tanaman buah dan pertanian, menyebut pisang kapas kurang enak disantap sebelum diolah karena rasa dan aromanya memang khas seperti itu. Tetapi cukup nikmat jika sudah dibuat makanan olahan.
Buahnya berukuran besar menyerupai pisang tanduk menjadikan pisang kapas cepat mengenyangkan. Karena itu pisang tersebut kerap dijadikan menu diet bagi beberapa kalangan.

Pisang kapas mengandung riboflavin, vitamin C, B6 dan vitamin A, protein, mangan, niacin, magnesium, zat besi, folat, serat, dan kalium.

Berbagai zat tersebut bermanfaat untuk mencegah anemia, menjaga kesehatan liver, sumber energi, mengatasi penyakit asma, merawat organ mata, melebarkan pembuluh darah, merawat kesehatan sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan otak, merawat gigi dan tulang, menyehatkan oragan jantung, menurunkan berat saat diet, menjaga kesehatan kulit, meningkatkan stamina, serta menjaga daya tahan tubuh.

Rasa khas dari pisang kapas adalah dagingnya lembut sehingga cepat lumer saat dikunyah dan sangat manis. Ukuran buah pisang kapas yang matang sempurna mencapai panjang 6 cm dan kulit buahnya tidak tipis. Sementara buah yang sudah matang sempurna akan berwarna kuning dengan sedikit bintik hitam. Buah pisang kapas yang belum matang biasanya diolah menjadi keripik.[JX/Berbagai sumber/Van]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here