PKL di Museum Fatahillah akan Ditertibkan

Jia Xiang – Pemerintah DKI Jakarta akan menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta Pusat. Penertiban itu bertujuan untuk membuat kawasan wisata malam di Kota Tua menjadi lebih baik.

Untuk mewujudkan rencana itu, Pemda DKI akan bekerjasama dengan berbagai pihak,  terutama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), ungkap Kepala Dinas Usaha Kecil Menengah (UKM) Ratnaningsih, Jumat (1/2/13) dalam rapat  tentang rencana penataan PKL di Museum Fatahillah.
Menurut dia,  Museum Fatahillah akan dijadikan ikon sejarah Jakarta. Di sana akan dibuat pengelompokkan  PKL  yang terdiri dari  makanan dan non makanan.

Rencananya akan dibentuk 4 cluster yaitu cluster 1  terletak di dekat Kantor Pos, untuk  PKL makanan masak. Cluster 2,  di dekat Cafe Batavia yang khusus untuk  PKL non pangan, seperti baju – baju dan aksesoris. Sedangkan untuk cluster 3  untuk  PKL makanan siap saji. Dan yang terakhir, cluster 4,  tepat di dekat sungai, untuk PKL makananan siap saji.

Ratnaningsih menambahkan, penataan PKL di kawasan Museum Fatahillah juga bertujuan meningkatkan estetika dari ikon sejarah Jakarta tersebut.”Konstruksi bangunan harus diperhitungkan.  Untuk itu, kami berkoodinasi dengan camat, untuk mengawasi sisi Kali Besar Timur,  sehingga tidak sembarangan orang   membuang sampah di sungai,” jelas Ratnaningsih. Karena itu, akan dibuat perjanjian khusus dengan PKL untuk tidak diperbolehkan menginap. Untuk itu, Pemda DKI   akan mengadakan  perjanjian denga kepala Suku Dinas.

Sementara itu, terkait  kebersihan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, akan mengawashi para pengunjung ataupun PKL yang membuang sampah sembarangan

“Soal kebersihan nanti semua   pasang cctv di atas, kalau ada tindak kejahatan, langsung kita sikat, kota ini harus sudah  disiplin” tegas wakil gubernur. Selain menata PKL, untuk memperindah wisata malam, yang menurut rencana  akan dipasang lampu berwarna – warni.[Hen/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here