Presiden Berikan Kuliah Umum di Jepang

Tokyo, Jia Xiang – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Jumat (13/12/13) pagi waktu Tokyo akan menyampaikan kuliah umum di Kenseikinenkan mengenai arsitektur politik regional dalam rangkaian acara peringatan 40 tahun hubungan ASEAN-Jepang.

Kepala Negara akan menyampaikan kuliah umum pada pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 08.00 WIB. Pada pukul 14.00 waktu setempat atau pukul 12.00 WIB Presiden Yudhoyono dijadwalkan melangsungkan pertemuan dengan PM Shinzo Abe di Kantor Perdana Menteri Jepang.

Saat sebelum keberangkatan ke Tokyo, Presiden mengatakan akan mendiskusikan sejumlah hal dalam pertemuannya dengan PM Abe. Presiden Yudhoyono menggarisbawahi peningkatan kerja sama di bidang ekonomi antara Indonesia-Jepang.

“Ini sangat penting mengingat ekonomi dunia sedang mengalami gejolak-gejolak baru, terutama yang dirasakan ’emerging market’, termasuk Indonesia maka peningkatan kerja sama di bidang ekonomi menjadi sangat penting,” kata Presiden.

Ia menjelaskan bahwa nilai perdagangan kedua negara mengalami kenaikan tiap tahun rata-rata 11 persen. Oleh karena itu, kata Presiden, kedua kepala pemerintahan akan fokus pada upaya untuk mempererat kerja sama di bidang investasi dan perdagangan dalam pertemuan di Tokyo nanti.

“Investasi menjadi motor penggerak perekonomian sekarang ini ketika ekspor kita mengalami tekanan,” ujarnya. Di samping investasi dan perdagangan, tambah Presiden, kedua kepala pemerintahan juga akan fokus pada kerja sama pembangunan infrastruktur yang sangat diperlukan Indonesia, tidak hanya diperuntukan di Pulau Jawa namun juga pulau yang lain.

Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan rombongan tiba di Tokyo pada Kamis (12/12/13) malam di Bandara Haneda untuk melakukan kunjungan kerja hingga Minggu (15/12/13). [Ant/B1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here