Presiden Bertekad Realisasikan Listrik hingga 35 Ribu MW

Presiden Joko Widodo. (Foto: JX/Dok)

PANGKAL PINANG, JIA XIANG – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa target penyediaan energi listrik hingga 35.000 Mega Watt (MW) musti direalisasikan untuk mendukung kemajuan ekonomi Indonesia.

“Harus dikejar untuk mewujudkan target penyediaan energi listrik hingga 35.000 Mega Watt. Kalau tidak masih akan ada keluhan byar pet,” tandas Presiden Joko Widodo dalam sambutan peresmian pembangunan pembangkit listrik regional Sumatera di proyek Mobile Power Plant (MPP) Air Anyir Bangka, Bangka Belitung (Babel), Rabu (1/6/16).

Menurut Presiden, dari laporan sampai akhir 2015, telah ada proyek pembangkit listrik yang sudah ditandatangani perjanjiannya. Sebagian, paparnya, ada yang dimulai pembangunannya.

“Prosesnya akan saya ikuti terus,” kata Presiden Jokowi.

Babel menjadi provinsi pertama pembangunan pembangkit listrik, jelasnya, sebagai respons atas keluhan masyarakat di sini atas keterbatasan daya listrik PLN, saat Presiden berkunjung ke sini tahun 2015.

“Saya perintahkan Menteri BUMN dan PLN, ketika itu, agar Babel diberikan prioritas,” ujarnya.  Dalam acara ini Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki, Dirut PT PLN Sofyan Basir menyertai Presiden. Gubernur Babel Rustam Efendi hadir pula.

Pembangkit di sana, jelas Presiden, tidak menggunakan batubara. Pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar barubara memakan waktu antara empat hingga lima tahun. Tapi kalau pakai MPP atau pakai gas, lanjutnya,  bisa selesai enam bulan.

Kini, tuturnya, Babel sudah terdapat pembangkit listrik dengan kapasitas 30 MW. “Ini sedang diuji coba,” paparnya. Pada akhir September, lanjutnya, akan bertambah 25 MW sehingga bakal tersedia listrik sebesar 50 hingga 60 MW sesuai kebutuhan saat ini.

Tiga tahun mendatang, paparnya, di sini bakal tersedia listrik sebesar 100 MW. “Ini sebagai antisipasi seiring pertumbuhan di sini. Ketika makin nyata pertumbuhannya tidak lagi pontang panting menambahnya,” ujar Presiden.

Selain di Babel, enam pembangkit listrik lain yang diresmikan meliputi MPP Bangka 2×25 MW, MPP Belitung 1×25 MW, MPP Paya Pasir Medan 3×25 MW, MPP Nias 1×25 MW, MPP Aur Duri Riau 3x 25 MW, MPP Tarahan Lampung 4×25 MW.[JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here